Silabus Training & Workshop
Mengintegrasikan Kecerdasan Buatan ke dalam Strategi Bisnis untuk Meningkatkan Daya Saing, Efisiensi, dan Inovasi Organisasi
Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah lanskap bisnis global. AI bukan lagi teknologi eksklusif untuk perusahaan teknologi raksasa, melainkan alat strategis yang dapat dioptimalkan oleh berbagai sektor—dari perbankan, manufaktur, hingga layanan publik—untuk menciptakan nilai tambah, efisiensi operasional, dan pengalaman pelanggan yang personal. Namun, adopsi AI yang efektif memerlukan pemahaman mendalam tentang strategi integrasi, tata kelola data, serta dampak etis dan regulasi.
Riset McKinsey (2024) menunjukkan bahwa 72% perusahaan di Asia Tenggara telah menginvestasikan AI dalam operasionalnya, namun hanya 23% yang melaporkan dampak bisnis signifikan. Kesenjangan ini disebabkan oleh kurangnya kesiapan strategis, pemahaman eksekutif, dan framework implementasi yang terstruktur. Di Indonesia, survei APINDO (2025) mencatat bahwa lebih dari 60% UMKM dan perusahaan menengah masih kesulitan menerjemahkan potensi AI ke dalam rencana bisnis yang konkret dan terukur.
Dalam konteks tersebut, pelatihan ini dirancang untuk menjawab urgensi pembekalan eksekutif dan manajer strategis dengan pemahaman holistik tentang AI—bukan hanya sebagai teknologi, tetapi sebagai pendorong transformasi bisnis. Pelatihan ini menggabungkan perspektif strategis, studi kasus lokal-global, serta praktik implementasi yang realistis dan adaptif terhadap kondisi industri Indonesia.
Hari 1: Memahami AI dan Menyusun Strategi Bisnis Berbasis AI
Learning Outcome Hari 1:
Peserta mampu menjelaskan konsep inti AI, mengidentifikasi area bisnis yang potensial untuk diintervensi AI, serta memahami prasyarat infrastruktur dan tata kelola yang diperlukan.
Aktivitas Praktis Hari 1:
Latihan pemetaan “AI Opportunity Canvas” untuk bisnis masing-masing peserta.
Hari 2: Implementasi, Etika, dan Roadmap AI dalam Organisasi
Learning Outcome Hari 2:
Peserta mampu merancang rencana aksi implementasi AI yang realistis, mempertimbangkan aspek etis dan regulasi, serta memahami peran kepemimpinan dalam mengakselerasi adopsi AI.
Aktivitas Praktis Hari 2:
Simulasi penyusunan “AI Implementation Roadmap” dalam kelompok berdasarkan industri peserta.
Eksekutif tingkat menengah hingga senior (Manager, Head, Director) dari berbagai fungsi—strategi, operasional, TI, pemasaran, keuangan, dan SDM—yang bertanggung jawab atas pengambilan keputusan strategis dan transformasi digital di organisasi.
Manfaat untuk Peserta:
Manfaat untuk Perusahaan:
Kondisi Ideal:
Peserta idealnya telah memahami dasar-dasar transformasi digital dan mampu menghubungkan teknologi dengan tujuan strategis perusahaan. Mereka seharusnya mampu mengidentifikasi peluang peningkatan nilai melalui teknologi, serta memiliki otoritas untuk mendorong perubahan dalam unit kerjanya.
Kondisi Faktual:
Faktanya, banyak eksekutif masih melihat AI sebagai teknologi yang kompleks dan hanya relevan untuk tim TI. Kurangnya literasi strategis AI menyebabkan perencanaan yang tidak terarah, investasi yang tidak optimal, dan bahkan penolakan terhadap adopsi teknologi. Pelatihan ini menjembatani kesenjangan tersebut dengan pendekatan bisnis-first, bukan tech-first.
Metode Penyampaian:
Presentasi interaktif, studi kasus global dan lokal, diskusi kelompok terfokus, simulasi penyusunan rencana aksi, serta sesi tanya jawab mendalam dengan instruktur.
Metode Evaluasi:
Efektivitas pelatihan diukur melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman konsep, serta penilaian partisipasi aktif dan kualitas output simulasi “AI Implementation Roadmap” yang dihasilkan peserta.
Tuhu Nugraha Dewanto, S.I.P., M.M
Tuhu Nugraha adalah konsultan digital, AI, dan metaverse dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang transformasi digital, tata kelola teknologi, dan strategi komunikasi. Saat ini beliau menjabat sebagai Manager Strategic & Development di LSPR Centre for Artificial Intelligence and Communication Technology (CAICT) serta Principal di Indonesia Applied Digital Economy & Regulatory Network (IADERN).
Beliau aktif sebagai Board Advisor di ModernDiplomacy.eu, anggota tim KORIKA (Kolaborasi Riset & Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial), serta dosen pascasarjana di LSPR sejak 2013. Tuhu telah memberikan lebih dari 3.000 jam pelatihan dalam topik digital transformation, AI governance, social media, dan strategi komunikasi bisnis digital.
Sebagai praktisi, Tuhu pernah memimpin agensi digital, mendampingi regulator (Kominfo & Kemendikbud), serta bekerja dengan lebih dari 100 perusahaan lintas industri termasuk perbankan, manufaktur, FMCG, dan teknologi. Karyanya diakui secara internasional dengan pengalaman sebagai pembicara di Dubai, Istanbul, dan Singapura terkait AI, blockchain, dan metaverse.
Beliau juga memegang berbagai sertifikasi global, antara lain Certified Metaverse Expert, Certified Crypto Auditor, serta kursus spesialisasi internasional di bidang AI Ethics, Cybersecurity Law, Digital Governance, dan Fintech Policy. Selain itu, Tuhu merupakan penulis buku best-seller “Metaverse Dunia Baru & Peluang Masa Kini” (2022) serta “WWW.HM Defining Your Digital Strategy” (2014).
Daftar sekarang untuk mengikuti Pelatihan Artificial Intelligence: Business Strategies & Application dan tingkatkan kompetensi tim Anda menghadapi tantangan industri modern!
© 2025 MDP Consulting – Empowering Business Through Strategic Excellence