Silabus Training & Workshop
EQ di Lini Produksi:
Kelola Emosi, Tingkatkan Kolaborasi & Kurangi Konflik
Kelola emosi secara cerdas untuk memperkuat kolaborasi dan mengurangi konflik di lingkungan kerja manufaktur dan sektor industri lainnya.
Latar Belakang
Dalam industri modern yang bergerak cepat, termasuk manufaktur, perbankan, telekomunikasi, dan BUMN, kemampuan teknis saja tidak cukup. Dinamika kerja tim, tekanan target, dan kompleksitas operasional sering menimbulkan konflik yang menghambat produktivitas. Tren global menekankan pentingnya Emotional Intelligence (EQ) sebagai keterampilan inti yang harus dimiliki setiap level profesional agar mampu menjaga kolaborasi, motivasi, dan ketahanan kerja.
Riset McKinsey dan Deloitte menunjukkan bahwa perusahaan dengan karyawan ber-EQ tinggi mampu meningkatkan produktivitas hingga 20% dan mengurangi turnover pegawai. LinkedIn Workforce Report menegaskan bahwa kemampuan soft skill seperti manajemen emosi dan komunikasi asertif menjadi kompetensi paling dicari di era industri 4.0. Selain itu, standar kompetensi kerja nasional (SKKNI) juga menekankan penguasaan keterampilan interpersonal sebagai penunjang keberhasilan karier.
Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang agar SDM perusahaan tidak hanya unggul dalam keterampilan teknis, tetapi juga mampu mengelola emosi, mengurangi konflik, dan memperkuat kolaborasi lintas fungsi. Urgensi pelatihan ini sangat tinggi karena berdampak langsung terhadap efisiensi operasional, budaya kerja positif, serta pencapaian target bisnis perusahaan.
Target Peserta
- Staf spesialis & analis di sektor perbankan, BUMN, telekomunikasi, dan manufaktur.
- Supervisor dan manajer yang bertanggung jawab atas operasional, risiko, kepatuhan, dan produktivitas tim.
- Eksekutif yang ingin memahami strategi implementasi EQ di organisasi.
Tujuan Pelatihan
- Menguasai strategi penerapan EQ di lini produksi berbasis tren industri terbaru.
- Mengoptimalkan kolaborasi kerja melalui pengelolaan emosi yang efektif.
- Memperkuat keterampilan komunikasi asertif untuk mengurangi konflik.
- Memberikan pemahaman aplikatif sesuai kebutuhan bisnis modern.
Manfaat Pelatihan
Bagi Peserta:
- Peningkatan keterampilan interpersonal & analitis.
- Mindset adaptif menghadapi tekanan & perubahan.
- Wawasan praktis berbasis studi kasus nyata di industri.
Bagi Perusahaan:
- ROI nyata dari peningkatan kinerja tim & efisiensi produksi.
- Transformasi budaya kerja berbasis kecerdasan emosional.
- Dukungan implementasi strategi bisnis berkelanjutan.
Rundown Materi
Hari 1 – EQ di Lini Produksi
- Konsep dan tren terkini Emotional Intelligence di industri.
- Fundamental & framework dasar EQ dalam kolaborasi kerja.
- Studi kasus industri manufaktur & sektor lainnya.
Learning Outcome: Pemahaman kerangka dasar & peluang implementasi.
Aktivitas Praktis: Workshop & diskusi kelompok.
Hari 2 – EQ di Lini Produksi
- Teknik lanjutan & pemanfaatan EQ untuk mengurangi konflik.
- Simulasi penerapan EQ dalam organisasi.
- Evaluasi & monitoring implementasi strategi EQ.
Learning Outcome: Peserta mampu merancang solusi praktis berbasis EQ.
Aktivitas Praktis: Roleplay, simulasi kasus, presentasi kelompok.
Profil Instruktur
Ferry Basudewo
- Praktisi senior dengan lebih dari 20 tahun pengalaman di bidang perbankan,Keuangan & Manufaktur.
- Pernah menjabat sebagai Senior Vice President di sejumlah institusi keuangan ternama, antara lain:
HSBC, RBS Bank, Chinatrust Bank, Bank Andara, dan ABN AMRO Bank.
- Keahlian utama:
- Consultative & Value-Based Selling
- Consumer Banking
- Wealth Management
- Risk & Collection Management
- Leadership & Sales Productivity
- Komunikasi Publik & Media Handling
- Service Excellent
- Anggota ASEAN Coach & Trainer – Mercuri International, berbasis di Kuala Lumpur, dengan sertifikasi profesional dalam pelatihan dan pengembangan tenaga penjualan.
- Berpengalaman sebagai trainer dan pembicara publik sejak tahun 2000, telah melatih ribuan tenaga penjualan dan pimpinan korporasi di seluruh Indonesia.
- Dikenal karena pendekatan praktis, berbasis hasil, dan kemampuannya dalam mengintegrasikan strategi bisnis dengan pengembangan kompetensi manusia.
Alasan Penyusunan Modul
Modul ini disusun untuk menjawab kebutuhan industri akan kompetensi Emotional Intelligence (EQ). Berdasarkan data McKinsey, Deloitte, POJK, dan SKKNI/BNSP, penguasaan EQ menjadi prioritas utama untuk memastikan keberhasilan individu dan tim dalam menghadapi tekanan kerja, kolaborasi, serta pengambilan keputusan strategis.
Metode Penyampaian & Evaluasi
- Metode Penyampaian: Presentasi interaktif, simulasi, workshop, blended learning, diskusi kasus.
- Metode Evaluasi: Pre-test & post-test, survei kepuasan, monitoring KPI.
Rencana Tindak Lanjut
- Coaching & mentoring pasca pelatihan.
- Sesi refresher.
- Monitoring aplikasi hasil training di lapangan.
Daftar sekarang untuk mengikuti Pelatihan EQ di Lini Produksi: Kelola Emosi, Tingkatkan Kolaborasi & Kurangi Konflik dan tingkatkan kompetensi tim Anda menghadapi tantangan industri modern!
© 2025 MDP Consulting – Shaping People, Empowering Business