Fenomena "silo mentality" tetap menjadi hambatan utama bagi banyak organisasi besar dalam mengeksekusi strategi secara efektif. Riset menunjukkan bahwa kegagalan koordinasi lintas fungsi sering kali disebabkan oleh fokus kepemimpinan yang terlalu sempit pada target departemen masing-masing (sub-optimization). Ketika para pemimpin hanya memprioritaskan performa unitnya tanpa memahami keterhubungan antar-divisi, organisasi kehilangan kelincahan dan kecepatan dalam merespons dinamika pasar yang kompetitif.
Urgensi kepemimpinan enterprise menjadi kritikal seiring dengan meningkatnya kompleksitas bisnis di sektor korporasi dan BUMN. Pemimpin di level senior dituntut untuk mampu menyeimbangkan kepentingan unit kerja dengan visi besar perusahaan. Tanpa perubahan pola pikir dari seorang manajer unit menjadi seorang "Enterprise Owner", sumber daya perusahaan akan terbuang dalam konflik internal dan inefisiensi birokrasi yang seharusnya bisa dioptimalkan untuk pertumbuhan nilai organisasi.
Program ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara strategi makro dan eksekusi mikro melalui pengembangan kompetensi kepemimpinan kolektif. Fokus utama adalah membangun kesadaran sistemik di mana setiap keputusan manajerial diambil dengan mempertimbangkan dampak jangka panjang bagi seluruh ekosistem perusahaan. Dengan pendekatan yang praktis dan berbasis kasus nyata, pelatihan ini memastikan transisi peran dari pengelola fungsional menjadi penggerak nilai strategis yang utuh.
Sesi 1: The Enterprise Leader vs The Functional Manager
Sesi 2: Systems Thinking in Corporate Decision Making
Sesi 3: Strategic Alignment & Integrated Execution
Sesi 4: Case Study & Group Discussion: Breaking the Silos
Learning Outcome Hari 1: Peserta mampu mengubah orientasi kerja dari berbasis unit menjadi berbasis organisasi dan memahami mekanisme kerja sistemik dalam korporasi.
Sesi 5: Collaborative Leadership & Conflict Resolution
Sesi 6: Driving Ownership Value
Sesi 7: Leading Change Across the Enterprise
Sesi 8: Action Plan & Implementation Strategy (Simulation)
Learning Outcome Hari 2: Peserta memiliki keterampilan praktis dalam mengelola konflik lintas unit dan mampu menyusun rencana eksekusi strategi yang terintegrasi.
Dewan Direksi, Senior Managers, General Managers, Kepala Divisi/Departemen, dan pemimpin unit bisnis yang bertanggung jawab atas eksekusi strategi perusahaan di berbagai sektor industri.
Bagi Peserta
Bagi Perusahaan
Kondisi Ideal Organisasi memiliki pemimpin yang bertindak sebagai satu kesatuan, di mana setiap kebijakan divisi mendukung percepatan visi besar perusahaan dan sumber daya dialokasikan secara efisien untuk hasil kolektif.
Kondisi Faktual Sering ditemui adanya fragmentasi kebijakan, persaingan internal antar-direktorat yang tidak sehat, serta keputusan yang hanya menguntungkan target jangka pendek unit tertentu namun merugikan organisasi secara keseluruhan.
Metode Penyampaian: Presentasi interaktif, bedah kasus nyata industri, diskusi kelompok terfokus, simulasi kepemimpinan, dan penyusunan rencana aksi strategis.
Metode Evaluasi: Pengukuran efektivitas dilakukan melalui penilaian partisipasi aktif, pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman konsep, serta laporan evaluasi pasca-training yang memuat rencana implementasi nyata peserta di tempat kerja.
Program ini akan difasilitasi oleh Senior Facilitator dari MDP Consulting dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri perbankan & financial services, antara lain:
Selain itu, fasilitator juga:
Area Keahlian:
Pendekatan pelatihan bersifat praktis, aplikatif, dan berbasis pengalaman nyata, sehingga mudah diimplementasikan di lingkungan kerja.
Pastikan setiap pemimpin di organisasi Anda bergerak dalam satu visi yang selaras untuk mencapai keunggulan kompetitif. Hubungi kami untuk mendiskusikan penyesuaian program ini dengan tantangan spesifik di perusahaan Anda.
Copyright © 2026 MDP Consulting. All rights reserved.