Understanding ISO 37001:2025 Anti-Bribery Management System (ABMS)
Tuntutan terhadap tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), transparansi, dan akuntabilitas semakin meningkat seiring dengan meningkatnya ekspektasi regulator, pemegang saham, pelanggan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Risiko penyuapan tidak hanya berdampak pada aspek hukum dan finansial, tetapi juga dapat memengaruhi reputasi organisasi, kepercayaan publik, serta keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.
Berbagai studi global menunjukkan bahwa praktik suap dan korupsi masih menjadi salah satu risiko utama yang dihadapi organisasi di berbagai sektor industri. Laporan dari Transparency International dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) menunjukkan bahwa lemahnya pengendalian internal, kurangnya kesadaran karyawan, serta budaya kepatuhan yang belum terbangun secara konsisten menjadi faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya pelanggaran integritas di lingkungan kerja.
ISO 37001:2025 hadir sebagai standar internasional yang memberikan kerangka kerja sistematis untuk mencegah, mendeteksi, dan menangani risiko penyuapan melalui pendekatan berbasis risiko dan penguatan budaya integritas organisasi. Program ini dirancang untuk memastikan pemahaman peserta terhadap prinsip-prinsip Anti-Bribery Management System (ABMS), sehingga mampu mendukung implementasi kebijakan, prosedur, dan perilaku kerja yang selaras dengan prinsip integritas dan kepatuhan organisasi.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
Sesi 1 – Integrity, Governance & Compliance Awareness
Sesi 2 – Understanding ISO 37001:2025 Anti-Bribery Management System
Sesi 3 – Bribery Risk Identification & Organizational Exposure
Sesi 4 – Case Study Discussion & Group Exercise
Aktivitas Praktis Hari Pertama
Learning Outcome Hari Pertama
Peserta memahami konsep dasar integritas, risiko penyuapan, serta kerangka kerja ISO 37001:2025 dan mampu mengidentifikasi area risiko yang relevan dengan lingkungan kerjanya.
Sesi 1 – Key Requirements of ISO 37001:2025
Sesi 2 – Operational Controls & Reporting Mechanisms
Sesi 3 – Building Integrity Culture Across the Organization
Sesi 4 – Simulation, Action Planning & Reflection
Aktivitas Praktis Hari Kedua
Learning Outcome Hari Kedua
Peserta memahami persyaratan utama ISO 37001:2025, mampu mengenali peran masing-masing dalam mendukung sistem anti penyuapan, serta memiliki rencana implementasi yang relevan dengan fungsi kerjanya.
Program ini direkomendasikan bagi:
Bagi Peserta
Bagi Perusahaan
Kondisi Ideal
Organisasi memiliki budaya integritas yang kuat, seluruh karyawan memahami risiko penyuapan, serta mampu menjalankan kebijakan dan prosedur anti penyuapan secara konsisten dalam aktivitas operasional maupun pengambilan keputusan bisnis.
Kondisi Faktual
Masih ditemukan perbedaan tingkat pemahaman mengenai risiko penyuapan, potensi konflik kepentingan, serta kewajiban kepatuhan di berbagai level organisasi. Selain itu, implementasi kebijakan anti penyuapan sering kali menghadapi tantangan dalam aspek awareness, konsistensi perilaku, dan penerapan pengendalian pada aktivitas operasional sehari-hari.
Metode Penyampaian
Metode Evaluasi
Program ini difasilitasi oleh Konsultan dan Praktisi Senior MDP Consulting yang berpengalaman dalam pengembangan sistem tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, pengendalian fraud, serta penguatan budaya integritas di berbagai perusahaan nasional, BUMN, dan organisasi multinasional.
Pendekatan pembelajaran yang digunakan bersifat konsultatif, kontekstual, dan aplikatif dengan mengintegrasikan praktik terbaik, studi kasus nyata, serta kebutuhan bisnis organisasi agar pembelajaran dapat diterapkan secara efektif dalam lingkungan kerja.
Fasilitator memiliki pengalaman yang relevan dalam implementasi Governance, Risk & Compliance (GRC), Fraud Risk Management, Operational Risk Management, serta penguatan program Anti-Bribery Management System (ABMS).
Program ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, tingkat jabatan peserta, karakteristik industri, serta tingkat kematangan sistem kepatuhan yang telah dimiliki perusahaan. Materi, studi kasus, dan simulasi dapat dikontekstualisasikan agar memberikan dampak pembelajaran yang lebih relevan terhadap tantangan bisnis dan operasional organisasi.
© MDP Consulting. Seluruh materi, modul, dan desain program pelatihan ini merupakan bagian dari pengembangan intelektual MDP Consulting dan digunakan untuk tujuan pembelajaran serta pengembangan kompetensi organisasi.