Silabus Training & Workshop
Pelatihan intensif dua hari yang memadukan prinsip Kaizen, alat analisis proses, dan simulasi nyata untuk mendorong partisipasi karyawan dalam mengidentifikasi, merancang, dan menerapkan perbaikan operasional sehari-hari.
Dalam lingkungan bisnis yang penuh ketidakpastian dan persaingan ketat, organisasi dituntut untuk terus beradaptasi dan berinovasi. Menurut laporan McKinsey (2023), perusahaan yang menerapkan budaya perbaikan berkelanjutan mencatat peningkatan produktivitas hingga 30% dalam 12 bulan pertama. Kaizen, sebagai filosofi asal Jepang, menawarkan pendekatan terstruktur namun sederhana: perbaikan kecil yang dilakukan setiap hari oleh seluruh karyawan.
Fakta menunjukkan bahwa hingga 40% aktivitas operasional di banyak perusahaan tidak memberikan nilai tambah bagi pelanggan (Lean Enterprise Institute, 2022). Hal ini menciptakan pemborosan waktu, biaya, dan energi. Tanpa kesadaran kolektif dan alat yang tepat, upaya efisiensi sering kali hanya menjadi proyek sesaat tanpa dampak berkelanjutan.
Pelatihan ini hadir sebagai jawaban atas urgensi tersebut—membekali manajer, supervisor, dan tim operasional dengan kerangka kerja, metode, dan mindset Kaizen yang terbukti efektif di berbagai industri, termasuk manufaktur, jasa, logistik, dan keuangan.
Hari 1: Fondasi dan Identifikasi Perbaikan
Sesi 1: Pengantar Kaizen – Filosofi, Sejarah, dan Relevansi di Dunia Kerja
Sesi 2: Mindset Kaizen dan Peran Setiap Karyawan
Sesi 3: Mengidentifikasi Pemborosan dan Peluang Perbaikan
Sesi 4: Simulasi Praktis – Workshop Mini Kaizen
Learning Outcome Hari 1: Peserta mampu menjelaskan konsep Kaizen, mengenali bentuk-bentuk pemborosan, dan mulai berpikir sebagai agen perubahan di lingkungan kerja.
Aktivitas Praktis: Simulasi Gemba Walk virtual, diskusi kelompok, dan presentasi usulan perbaikan.
Hari 2: Implementasi dan Keberlanjutan
Sesi 1: Siklus PDCA dalam Praktik
Sesi 2: Alat Bantu Implementasi Kaizen
Sesi 3: Membangun Budaya Kaizen di Organisasi
Sesi 4: Penyusunan Rencana Aksi & Presentasi Tim
Learning Outcome Hari 2: Peserta mampu merancang dan menyusun rencana aksi Kaizen yang siap dijalankan, serta memahami strategi mempertahankan momentum perbaikan berkelanjutan.
Aktivitas Praktis: Workshop penyusunan rencana aksi, role-play feedback konstruktif, dan presentasi tim.
Manfaat untuk Peserta:
Manfaat untuk Perusahaan:
Kondisi Ideal:
Peserta idealnya telah memiliki kesadaran dasar tentang efisiensi proses dan mampu berkolaborasi dalam tim untuk mengusulkan perbaikan. Mereka seharusnya memahami bahwa setiap karyawan—tidak hanya manajemen—memiliki peran dalam meningkatkan kinerja organisasi.
Kondisi Faktual:
Kenyataannya, banyak karyawan masih melihat perbaikan sebagai tanggung jawab manajemen atau divisi khusus. Kurangnya alat analitis, kepercayaan diri, atau ruang untuk berkontribusi menyebabkan potensi inovasi terpendam. Selain itu, upaya perbaikan sering kali tidak berkelanjutan karena tidak diintegrasikan ke dalam rutinitas kerja harian.
Metode Penyampaian:
Presentasi interaktif, studi kasus nyata dari berbagai industri, diskusi kelompok, simulasi proses, dan workshop penyusunan rencana aksi Kaizen.
Metode Evaluasi:
Ferry Basudewo
Pengalaman 20+ tahun di industri perbankan, keuangan, dan sales leadership dengan rekam jejak di bank multinasional. Pernah menjabat sebagai Senior Vice President di HSBC, RBS Bank, Chinatrust Bank, dan Bank Andara; serta Vice President di ABN AMRO Bank dengan fokus pada consumer banking, direct sales, dan wealth management.
Keahlian utama mencakup consultative selling, leadership, manajemen risiko, service excellence, dan pengembangan tim penjualan.
Sejak tahun 2000 aktif sebagai trainer untuk ribuan profesional di sektor perbankan, BUMN, dan korporasi multinasional. Anggota ASEAN Coach & Trainer – Mercuri International (Kuala Lumpur).
Daftar sekarang untuk membangun budaya perbaikan berkelanjutan di organisasi Anda!
© 2025 MDP Consulting – Empowering Business Through Strategic Excellence