MDP Consulting

Mastering Structured Behavioral Interview

5/5
Mastering Structured Behavioral Interview MDP Consulting

Silabus Training & Workshop

Mastering Structured Behavioral Interview

Kuasai Teknik Wawancara Terstruktur dan Berbasis Perilaku untuk Mengidentifikasi Talent Terbaik dengan Akurat, Objektif dan Berkualitas.

Latar Belakang

Dalam lingkungan bisnis modern yang kompetitif, kemampuan memilih talenta yang tepat menjadi faktor strategis yang menentukan keberhasilan organisasi. Banyak perusahaan mengalami tantangan dalam proses rekrutmen karena keputusan wawancara sering kali dipengaruhi oleh intuisi, bias personal, atau kurangnya struktur yang sistematis. Padahal, keputusan perekrutan yang salah dapat menyebabkan tingginya tingkat turnover, rendahnya produktivitas, dan meningkatnya biaya pelatihan.

Berdasarkan riset dari Harvard Business Review (2023), perusahaan yang menerapkan structured behavioral interview terbukti meningkatkan akurasi prediksi kinerja kandidat hingga 26% lebih tinggi dibanding wawancara konvensional. Teknik ini tidak hanya membantu interviewer menggali kompetensi aktual kandidat, tetapi juga memperkuat obyektivitas dan konsistensi hasil wawancara.

Pelatihan ini hadir untuk menjawab kebutuhan organisasi dalam membangun sistem wawancara yang terukur dan berbasis kompetensi. Melalui pendekatan yang terstruktur dan berbasis data perilaku, peserta akan memperoleh keterampilan praktis untuk menilai kecocokan kandidat secara lebih akurat, objektif, dan relevan dengan kebutuhan bisnis jangka panjang.

Tujuan Pelatihan

  1. Memahami konsep dasar wawancara terstruktur dan berbasis perilaku (structured behavioral interview).
  2. Mengidentifikasi kompetensi utama yang relevan dengan posisi kerja.
  3. Menyusun pertanyaan wawancara berbasis kompetensi dengan metode STAR (Situation, Task, Action, Result).
  4. Mengembangkan kemampuan menggali informasi perilaku kandidat dengan efektif.
  5. Menerapkan teknik observasi dan pencatatan hasil wawancara yang obyektif.
  6. Menghindari bias dalam proses wawancara dan pengambilan keputusan.
  7. Mengevaluasi hasil wawancara menggunakan sistem penilaian berbasis kompetensi.
  8. Meningkatkan konsistensi dan kualitas hasil seleksi kandidat untuk mendukung keputusan rekrutmen yang tepat.

Rundown Materi Pelatihan

Hari 1 – Fondasi dan Prinsip Structured Behavioral Interview

  1. Pengenalan Konsep Wawancara Terstruktur dan Behavioral Interview
    • Pengertian, manfaat, dan perbedaan dengan wawancara tradisional
    • Prinsip objektivitas dan prediktabilitas kinerja kandidat
  2. Mengidentifikasi Kompetensi Kunci dalam Rekrutmen
    • Analisis pekerjaan dan penyusunan kompetensi inti
    • Membangun indikator perilaku berdasarkan kompetensi
  3. Teknik Menyusun Pertanyaan Wawancara STAR
    • Langkah-langkah merancang pertanyaan berbasis situasi dan tindakan
    • Contoh praktik penyusunan pertanyaan untuk berbagai level jabatan
  4. Praktik Simulasi dan Diskusi Kasus
    • Simulasi wawancara berbasis kompetensi
    • Diskusi kelompok tentang kesalahan umum interviewer

Learning Outcome Hari 1:
Peserta memahami struktur dan prinsip wawancara berbasis perilaku, mampu merancang pertanyaan berbasis kompetensi, serta dapat menghindari bias umum dalam proses wawancara.

Aktivitas Praktis Hari 1:
Latihan kelompok membuat daftar pertanyaan STAR untuk posisi berbeda dan mempresentasikan hasilnya.

Hari 2 – Implementasi, Evaluasi, dan Pengambilan Keputusan Wawancara

  1. Teknik Menggali Jawaban dan Mengevaluasi Respons Kandidat
    • Strategi probing untuk mendapatkan data perilaku yang valid
    • Cara menilai kualitas jawaban menggunakan rubrik kompetensi
  2. Menghindari Bias dan Meningkatkan Objektivitas Penilaian
    • Jenis-jenis bias dalam wawancara dan cara mengantisipasinya
    • Penggunaan checklist dan form evaluasi terstandar
  3. Menyusun Laporan Hasil Wawancara dan Rekomendasi Rekrutmen
    • Format dokumentasi wawancara yang efektif
    • Menyampaikan rekomendasi dengan data obyektif
  4. Simulasi Wawancara Terpadu dan Evaluasi Kinerja Peserta
    • Simulasi penuh dengan observasi antar peserta
    • Sesi umpan balik instruktur dan diskusi hasil wawancara

Learning Outcome Hari 2:
Peserta mampu menerapkan wawancara berbasis perilaku secara menyeluruh, menilai hasil dengan obyektif, dan menyusun rekomendasi rekrutmen yang dapat dipertanggungjawabkan.

Aktivitas Praktis Hari 2:
Simulasi panel wawancara antar peserta menggunakan skenario nyata dan penilaian berdasarkan form kompetensi.

Target Peserta

HR Manager, Talent Acquisition Specialist, Recruitment Officer, Hiring Manager, dan profesional yang terlibat dalam proses seleksi dan penilaian kandidat.

Manfaat Pelatihan

Untuk Peserta:

  • Meningkatkan kemampuan analisis perilaku dan penilaian kompetensi kandidat.
  • Mampu menerapkan wawancara terstruktur yang obyektif dan berbasis data.
  • Menguasai teknik probing dan penyusunan pertanyaan efektif.
  • Memperoleh sertifikat kompetensi sebagai interviewer profesional.

Untuk Perusahaan:

  • Meningkatkan akurasi dan kualitas keputusan rekrutmen.
  • Mengurangi risiko salah rekrutmen dan turnover karyawan.
  • Membangun proses seleksi yang konsisten dan transparan.
  • Mendukung pengembangan sistem talent acquisition berbasis kompetensi.

Alasan Penyusunan Modul

Kondisi Ideal:
Setiap interviewer memiliki kemampuan menggali perilaku kandidat secara sistematis, menggunakan pertanyaan berbasis kompetensi, dan mengambil keputusan berdasarkan data obyektif.

Kondisi Faktual:
Banyak interviewer masih mengandalkan intuisi atau pengalaman subjektif, belum memiliki panduan terstruktur dalam menilai kompetensi kandidat, dan belum memahami metode penilaian perilaku yang konsisten.

Metode Penyampaian dan Evaluasi

Metode Penyampaian:
Presentasi interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, simulasi wawancara, dan refleksi hasil.

Metode Evaluasi:
Pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman, observasi partisipasi selama simulasi, serta penilaian hasil tugas kelompok.

Profil Instruktur

Ferry Basudewo
Memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di industri perbankan, keuangan, dan sales leadership dengan rekam jejak di bank multinasional. Pernah menjabat posisi strategis sebagai Senior Vice President di HSBC, RBS Bank, Chinatrust Bank, dan Bank Andara; serta Vice President di ABN AMRO Bank dengan fokus pada consumer banking, direct sales, dan wealth management. Sejak tahun 2015, aktif sebagai Operations Site Manager dan Consultant for International Show and Entertainment Cargo Management.

Keahlian utama meliputi consultative & value-based selling untuk B2B dan B2C, leadership & sales productivity management, risk & collection management, public communication, dan service excellence. Lulusan Adelaide Institute of TAFE, Australia dan Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. Sebagai trainer sejak tahun 2000, telah melatih ribuan tenaga profesional di berbagai sektor, serta menjadi anggota ASEAN Coach & Trainer – Mercuri International berbasis di Kuala Lumpur.

Call To Action

Daftar sekarang untuk mengikuti Pelatihan Mastering Structured Behavioral Interview dan tingkatkan kompetensi tim Anda menghadapi tantangan industri modern!

© 2025 MDP Consulting – Empowering People, Elevating Performance

 

Download Silabus :
Durasi : 2 Hari
Lokasi : Customize