MDP Consulting

Risk-Based Internal Audit & Operational Risk (POJK 18/2016)

5/5
Risk-Based Internal Audit & Operational Risk (POJK 182016)

Silabus Training & Workshop

Risk-Based Internal Audit & Operational Risk (POJK 18/2016)

Membangun Sistem Audit Internal dan Manajemen Risiko Operasional yang Efektif, Efisien, dan Sesuai Regulasi

Latar Belakang

Era disrupsi digital dan ketidakpastian global telah meningkatkan kompleksitas risiko operasional di berbagai sektor industri, terutama perbankan dan korporasi besar. Tantangan seperti risiko siber, fraud yang semakin canggih, kegagalan proses internal, dan tuntutan regulasi yang ketat menuntut pendekatan audit dan manajemen risiko yang lebih strategis dan berbasis risiko (risk-based). Penerapan Risk-Based Internal Audit (RBIA) dan pengelolaan Risiko Operasional yang robust bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan untuk memastikan kelangsungan usaha, sustainability, dan competitive advantage.

Berdasarkan riset McKinsey, organisasi dengan fungsi audit internal yang matang dan berorientasi masa depan dapat memberikan nilai 4x lebih besar dalam hal perlindungan aset dan peningkatan operasional. LinkedIn Workforce Report juga menyoroti melonjaknya permintaan terhadap talenta dengan keahlian di bidang risk management dan data audit hingga 35% dalam dua tahun terakhir. Regulasi Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum semakin mengukuhkan urgensi ini, mewajibkan bank untuk memiliki sistem pengendalian internal dan manajemen risiko operasional yang terintegrasi. Kerangka ini juga selaras dengan SKKNI di bidang Audit Internal dan Manajemen Risiko.

Pelatihan ini dirancang secara khusus untuk menjawab urgensi tersebut. Perusahaan perlu segera membekali SDM-nya dengan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi sistem RBIA dan manajemen risiko operasional. Tanpa kompetensi ini, organisasi rentan terhadap kerugian finansial, kerusakan reputasi, dan ketidakpatuhan terhadap regulasi, yang pada akhirnya dapat mengganggu stabilitas dan pertumbuhan bisnis.

Target Peserta

  • Staf, Spesialis, dan Analis di bidang Internal Audit, Risk Management, Compliance, dan Operational Control di sektor Perbankan, BUMN, Telekomunikasi, dan Manufaktur.
  • Supervisor dan Manajer yang bertanggung jawab atas operasional, risiko, dan kepatuhan (compliance).
  • Eksekutif yang ingin memahami strategi implementasi Risk-Based Internal Audit & Operational Risk Management untuk pengambilan keputusan strategis.

Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Menguasai strategi penerapan Risk-Based Internal Audit (RBIA) dan Manajemen Risiko Operasional berbasis POJK 18/2016 dan tren industri terbaru.
  • Mengoptimalkan penerapan framework RBIA dan manajemen risiko operasional dalam struktur organisasi untuk meningkatkan efektivitas pengendalian.
  • Memperkuat keterampilan pengambilan keputusan berbasis data dan analisis risiko yang komprehensif.
  • Memberikan pemahaman aplikatif untuk mengidentifikasi, menilai, memantau, dan mengendalikan risiko operasional sesuai kebutuhan bisnis perusahaan.

Manfaat Pelatihan

Bagi Peserta:

  • Peningkatan keterampilan teknis & analitis dalam melaksanakan audit berbasis risiko dan assessment risiko operasional.
  • Mindset adaptif dan proaktif dalam menghadapi perubahan landscape risiko dan regulasi.
  • Wawasan praktis berbasis studi kasus nyata dari berbagai industri.

Bagi Perusahaan:

  • ROI nyata dari peningkatan kinerja tim audit dan risk management dalam melindungi nilai perusahaan.
  • Transformasi budaya kerja berbasis risiko (risk-aware culture) yang terintegrasi di seluruh lini operasi.
  • Dukungan implementasi strategi bisnis modern yang berkelanjutan dan compliant terhadap regulasi.

Rundown Materi

Hari 1 – Fundamental Risk-Based Internal Audit & Operational Risk

  • Sesi 1:Konsep dan Tren Terkini Risk-Based Internal Audit (RBIA) & Manajemen Risiko Operasional.
  • Sesi 2:Fundamental & Framework Dasar berdasarkan POJK 18/2016 dan Standar Internasional (COSO, IIA).
  • Sesi 3:Studi Kasus Industri: Best Practices dan Common Pitfalls dalam Implementasi.
  • Learning Outcome:Pemahaman menyeluruh mengenai kerangka dasar, regulasi, dan peluang implementasi di organisasi.
  • Aktivitas Praktis:Workshop identifikasi risiko & diskusi kelompok untuk menganalisis studi kasus.

Hari 2 – Teknik Implementasi dan Simulasi

  • Sesi 1:Teknik Lanjutan Risk Assessment, Control Activity, dan Pemanfaatan Technology dalam Audit & Risk Management.
  • Sesi 2:Simulasi Penerapan RBIA dan Manajemen Risiko Operasional di Organisasi (Langkah-demi-Langkah).
  • Sesi 3:Teknik Evaluasi, Monitoring, dan Pelaporan yang Efektif kepada Dewan Direksi dan Komite Audit.
  • Learning Outcome:Peserta mampu merancang solusi praktis dan action plan untuk diterapkan di perusahaan masing-masing.
  • Aktivitas Praktis:Role-play presentasi hasil audit, simulasi kasus kompleks, dan presentasi kelompok.

Profil Instruktur

  • Ronny Gunawan, BSBA adalah Konsultan & Trainer di MDP Consulting sejak 2014 dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri perbankan dan jasa keuangan.
  • Pernah menjabat sebagai Head of Anti Fraud & Investigation (VP) UOB Indonesia serta memimpin berbagai divisi strategis di Bank Mayapada dan HSBC,
  • Keahliannya mencakup fraud risk management, GRC, audit & investigasi, analisa kredit, dan manajemen risiko.
  • Sebagai fasilitator, ia dikenal mampu menghubungkan regulasi POJK dan praktik terbaik industri dengan pendekatan aplikatif yang relevan bagi peserta pelatihan.

Alasan Penyusunan Modul

Modul ini disusun untuk menjawab kebutuhan industri akan kompetensi Risk-Based Internal Audit & Operational Risk yang semakin kritikal. Berdasarkan data McKinsey dan Deloitte yang menunjukkan nilai besar dari fungsi audit modern, serta regulasi POJK 18/2016 dan SKKNI/BNSP, penguasaan materi ini menjadi prioritas utama untuk menciptakan SDM yang unggul dan organisasi yang resilient.

Metode Penyampaian & Evaluasi

  • Metode Penyampaian:Presentasi interaktif, simulasi, workshop, blended learning, dan diskusi kasus riil.
  • Metode Evaluasi:Pre-test & post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman, survei kepuasan peserta, dan monitoring action plan/KPI pasca-training.

Rencana Tindak Lanjut

  • Coaching & mentoring pasca pelatihan untuk konsultasi implementasi.
  • Sesi refresher (tanya-jawab) online 1 bulan setelah pelatihan.
  • Monitoring aplikasi hasil training melalui kuesioner tindak lanjut.

Call To Action

Daftar sekarang untuk mengikuti Pelatihan Risk-Based Internal Audit & Operational Risk (POJK 18/2016) dan tingkatkan kompetensi tim Anda menghadapi tantangan industri modern!

© 2025 MDP Consulting – Empowering Your Business Growth

 

Download Silabus :