Program intensif dua hari yang dirancang khusus untuk mengakselerasi kompetensi kepemimpinan strategis, menggabungkan ketajaman bisnis, kepemimpinan adaptif yang berpusat pada manusia, dan komunikasi efektif untuk membangun tim tangguh serta memimpin transformasi di tengah kompleksitas.
Dalam lingkungan bisnis yang ditandai dengan volatilitas, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas (VUCA), peran pemimpin mengalami pergeseran mendasar. Pemimpin tidak lagi sekadar pengawas operasional, tetapi harus menjadi katalisator adaptasi, inovasi, dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Kemampuan untuk menyelaraskan tim dengan strategi bisnis, mengambil keputusan berbasis data keuangan, dan sekaligus memelihara keterlibatan serta pengembangan bakat menjadi penentu keberhasilan organisasi.
Data dari Harvard Business Review Analytic Services (2023) mengungkapkan bahwa 76% organisasi di Asia Tenggara mengidentifikasi kekurangan ketajaman bisnis (business acumen) di level kepemimpinan menengah sebagai hambatan utama dalam mencapai target strategis. Lebih lanjut, studi Gallup menunjukkan bahwa tim dengan pemimpin yang kuat dalam komunikasi strategis dan umpan balik berkelanjutan memiliki tingkat keterlibatan karyawan 3,2 kali lebih tinggi, yang berdampak langsung pada produktivitas dan retensi talenta kunci.
Pelatihan ini hadir sebagai respons atas urgensi untuk membekali pemimpin dengan kerangka kerja terpadu. Program ini secara khusus dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara pemahaman teknis-operasional dengan kemampuan kepemimpinan strategis yang holistik, memastikan setiap keputusan dan interaksi pemimpin mendorong kemajuan organisasi secara nyata dan terukur.
Setelah menyelesaikan pelatihan ini, peserta diharapkan mampu untuk:
HARI 1: MEMBANGUN FONDASI KEPEMIMPINAN ADAPTIF DAN STRATEGIS
Sesi 1: The Mindset of an Adaptive & People-Centered Leader (09.00 – 12.00 WIB)
Aktivitas Praktis: Simulasi “The Adaptive Challenge”: Peserta berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi dan merancang pendekatan terhadap sebuah tantangan adaptif yang diberikan.
Sesi 2: Strategic Communication & The Engine of Continuous Feedback (13.00 – 15.00 WIB)
Aktivitas Praktis: Role-play “The Feedback Conversation”: Peserta berpasangan mempraktikkan pemberian umpan balik konstruktif menggunakan model SBI berdasarkan studi kasus.
Sesi 3: Business & Financial Acumen for Strategic Decision-Making (15.15 – 17.00 WIB)
Aktivitas Praktis: Studi Kasus “Reading the Financial Story”: Peserta menganalisis data keuangan sederhana dari sebuah perusahaan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan rekomendasi strategis.
Learning Outcome Hari 1: Peserta memahami dan dapat menerapkan dasar-dasar kepemimpinan adaptif, mampu melakukan komunikasi dan umpan balik yang strategis, serta memiliki kemampuan dasar dalam membaca dan menginterpretasi informasi keuangan untuk keputusan manajerial.
HARI 2: MENGEMBANGKAN TALENTA, INOVASI, DAN KETANGGUHAN
Sesi 4: Talent Acceleration & Building High-Performing Teams (09.00 – 12.00 WIB)
Aktivitas Praktis: Simulasi “Coaching for Growth”: Peserta mempraktikkan sesi coaching singkat menggunakan model GROW untuk mengatasi sebuah tantangan pengembangan karyawan.
Sesi 5: Fostering Innovation & Strategic Thinking in Teams (13.00 – 15.00 WIB)
Aktivitas Praktis: Workshop “Rapid Ideation Challenge”: Peserta bekerja dalam tim untuk menghasilkan solusi inovatif terhadap sebuah masalah bisnis nyata menggunakan teknik design thinking sederhana.
Sesi 6: Leading Through Change, Complexity & Uncertainty (15.15 – 16.45 WIB)
Sesi 7: Integration & Personal Leadership Action Plan (16.45 – 17.00 WIB)
Aktivitas Praktis: Penyusunan “My Leadership Action Plan”: Setiap peserta membuat rencana konkret dengan tujuan spesifik, terukur, dan tenggat waktu untuk diterapkan pasca-pelatihan.
Learning Outcome Hari 2: Peserta mampu merancang dan mempraktikkan pendekatan pengembangan talenta, memfasilitasi inovasi dalam tim, serta memiliki kerangka kerja untuk memimpin perubahan dan ketangguhan dalam kompleksitas. Peserta pulang dengan rencana aksi pribadi yang terstruktur.
Program ini dirancang untuk pemimpin di level menengah hingga senior yang memiliki tanggung jawab strategis dan operasional, termasuk:
Manfaat untuk Peserta:
Peserta akan mengalami peningkatan kapabilitas kepemimpinan yang signifikan, termasuk kemampuan untuk memimpin dengan lebih percaya diri di tengah perubahan, berkomunikasi dengan dampak yang lebih besar kepada tim dan stakeholder, serta membuat keputusan yang lebih informatif dengan memahami implikasi keuangan. Mereka juga akan memperoleh alat dan kerangka kerja praktis untuk mengembangkan anggota tim mereka dan mendorong budaya inovasi.
Manfaat untuk Perusahaan:
Organisasi akan mendapatkan pemimpin yang lebih lengkap dan siap menghadapi tantangan masa depan. Manfaat langsung mencakup peningkatan alignment antara strategi perusahaan dengan eksekusi di level tim, peningkatan keterlibatan dan retensi karyawan melalui kepemimpinan yang lebih efektif, serta terciptanya budaya continuous improvement dan inovasi. Investasi dalam program ini berdampak langsung pada peningkatan produktivitas, adaptabilitas organisasi, dan kesiapan succession pipeline.
Kondisi Ideal:
Seorang pemimpin strategis idealnya adalah seorang integrator yang mahir. Mereka harus mampu menterjemahkan strategi bisnis menjadi tindakan operasional, membuat keputusan dengan pertimbangan finansial yang matang, sekaligus menjadi penggerak dan pengembang utama talenta di timnya. Kompetensi yang diperlukan mencakup ketajaman bisnis, kecerdasan emosional, kemampuan coaching, dan ketangguhan dalam memimpin perubahan.
Kondisi Faktual:
Pada kenyataannya, banyak pemimpin yang dipromosikan berdasarkan keahlian teknis yang luar biasa, namun belum sepenuhnya dibekali dengan keterampilan kepemimpinan strategis yang holistik. Sering ditemui kesenjangan dimana pemimpin terjebak dalam rutinitas operasional, kesulitan mendelegasikan dan mengembangkan bawahan, serta kurang percaya diri dalam membaca dan menggunakan data keuangan untuk argumentasi strategis. Akibatnya, potensi tim dan strategi bisnis tidak dapat dioptimalkan.
Metode Penyampaian:
Pelatihan ini disampaikan dengan metode partisipatif dan eksperiensial yang meliputi:
Metode Evaluasi:
Efektivitas pelatihan diukur melalui beberapa lapisan evaluasi:
Ferry Basudewo adalah profesional dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri perbankan, keuangan, dan sales leadership, dengan rekam jejak yang solid di bank multinasional terkemuka. Pernah menduduki posisi strategis seperti Senior Vice President di HSBC, RBS Bank, Chinatrust Bank, dan Bank Andara, serta Vice President di ABN AMRO Bank dengan fokus pada consumer banking, direct sales, dan wealth management. Sejak 2015, juga aktif sebagai Operations Site Manager and Consultant for International Show and Entertainment Cargo Management.
Keahlian utamanya mencakup Consultative & Value-Based Selling, Consumer & Commercial Banking Sales, Leadership & Sales Productivity Management, Risk & Collection Management, Komunikasi Publik & Media Handling, dan Service Excellent. Memiliki pengalaman internasional melalui berbagai program di Asia dan Timur Tengah. Latar belakang pendidikannya adalah Graduate Certificate in Business Practice dari Adelaide Institute of TAFE, Australia, dan Sarjana Hukum Bisnis dari Universitas Katolik Parahyangan.
Sebagai trainer sejak tahun 2000, telah melatih ribuan tenaga penjualan, supervisor, dan eksekutif di berbagai bank dan BUMN.
Merupakan anggota ASEAN Coach & Trainer – Mercuri International dan memiliki jaringan profesional termasuk tokoh industri ternama.
Tingkatkan kapabilitas kepemimpinan strategis tim Anda sekarang! Daftarkan diri Anda atau tim terbaik Anda dalam pelatihan Strategic Leadership Acceleration: Mastering Adaptive Leadership, Business Acumen, and High-Performing Teams.
© 2025 MDP Consulting – Empowering Your Business Growth through Strategic Training and Development