MDP Consulting

Training of Trainer (ToT)

5/5
Training of Trainer (ToT) - MDP Consulting

Silabus Training & Workshop

Training of Trainer (ToT)

Program pelatihan intensif untuk membekali calon trainer internal dengan kemampuan merancang materi, menyampaikan pelatihan secara efektif, mengelola kelas, serta mengevaluasi dampak pembelajaran secara terukur dan aplikatif.

Latar Belakang

Perkembangan bisnis yang cepat dan kompleks menuntut organisasi memiliki sistem pengembangan sumber daya manusia yang efektif dan berkelanjutan. Salah satu kunci keberhasilan pengembangan tersebut adalah kemampuan internal trainer dalam mentransfer pengetahuan, keterampilan, dan nilai kerja secara konsisten kepada karyawan di berbagai level.

Data LinkedIn Workplace Learning Report menunjukkan bahwa mayoritas karyawan cenderung bertahan lebih lama di perusahaan yang berinvestasi pada pelatihan dan pengembangan. Namun, banyak program pelatihan internal belum memberikan dampak optimal karena instruktur hanya menguasai aspek teknis, tanpa dibekali metodologi pembelajaran orang dewasa, teknik fasilitasi, dan evaluasi pelatihan yang terstruktur.

Pelatihan Training of Trainer (ToT) ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan pendekatan praktis dan berbasis pengalaman. Program ini membekali peserta tidak hanya dengan pengetahuan mengajar, tetapi juga keterampilan komunikasi, fasilitasi, dan evaluasi agar pelatihan internal benar-benar berdampak pada peningkatan kinerja dan produktivitas organisasi.

Tujuan Pelatihan

  1. Merancang outline materi dan lesson plan yang mengikuti alur ADDIE dalam waktu 60 menit.
  2. Menyampaikan 1 topik teknis dengan minimal 3 metode interaktif (ceramah bervariasi, studi kasus, role-play) secara percaya diri.
  3. Membuat slide visual dengan rasio 70% gambar–30% teks tanpa bullet point panjang.
  4. Menangani 4 tipe peserta menantang (dominan, pasif, skeptis, disruptif) dalam skenario role-play.
  5. Menyusun pre-test, post-test, dan lembar reaksi yang validasi reliabilitasnya ≥ 0,7.
  6. Melaksanakan micro-teaching 10 menit dengan skor umpan balik minimal 80% dari peer & instruktur.

Rundown Materi Pelatihan

Hari 1: Fondasi & Perancangan Pelatihan yang Efektif
Learning Outcome: Peserta mampu menganalisis kebutuhan, merumuskan tujuan SMART, dan menyusun lesson plan yang engaging.

Sesi 1 – Andragogi & Training Needs Analysis

  1. Karakteristik pembelajar dewasa versus pedagogi.
  2. Teknik TNA cepat: survei mini, focus group, data KPI.
  3. Merumuskan tujuan SMART dan indikator keberhasilan.
    Aktivitas Praktis: Break-out group menentukan kesenjangan kompetensi di divisi masing-masing dan men-submit 1 tujuan SMART.

Sesi 2 – Instructional Design & Slide Visual

  1. Struktur ADDIE versi 2 hari.
  2. Prinsip 6×6 dan 1-7-7 untuk slide minimalis.
  3. Story-boarding dengan post-it sebelum membuat slide.
    Aktivitas Praktis: Workshop merancang outline 30 menit untuk topik “Customer Journey di J&T Express”.

Sesi 3 – Teknik Komunikasi & Presentasi Instruktif

  1. Mengelola kecemasan: 4-7-8 breathing & power pose.
  2. Vokal: intonasi naik-turun, jeda 1-2 detik, kecepatan 120-150 kata/menit.
  3. Bahasa tubuh: gesture zonasional, eye-contact 3-5 detik.
    Aktivitas Praktis: Simulasi 3 menit presentasi opening dengan video-selfie dan feedback pair.

Sesi 4 – Adaptasi Kontekstual & Studi Kasus

  1. Konversi SOP teknis OPPO menjadi skenario role-play.
  2. Menyusun Frequently Asked Question (FAQ) sheet.
  3. Penyesuaian konten untuk karyawan lapangan vs kantor.
    Aktivitas Praktis: Tim 4 orang membuat mini role-play 5 menit dan mendapatkan rubrik penilaian.

Hari 2: Fasilitasi Interaktif & Evaluasi Dampak
Learning Outcome: Peserta mampu memfasilitasi kelas secara interaktif, menangani dinamika, dan mengukur hasil belajar.

Sesi 1 – Metode Pembelajaran Aktif

  1. Teknik brainstorming berbasis Miro & kertas kraft.
  2. Role-play 3 fase: briefing-acting-debriefing.
  3. Polling digital (Mentimeter) untuk cek pemahaman realtime.
    Aktivitas Praktis: Memandu sesi 15 menit menggunakan flip-chart dan mendapatkan feedback waktu & energi.

Sesi 2 – Manajemen Kelas & Peserta Menantang

  1. Building rapport dalam 180 detik pertama.
  2. Time-boxing: penggunaan timer visual untuk setiap segmen.
  3. Skrip respons untuk peserta dominan, pasif, skeptis.
    Aktivitas Praktis: Role-play 3 skenario dengan rotating observer-trainer-participant.

Sesi 3 – Micro-Teaching & Feedback Konstruktif

  1. Penyampaian 10 menit penuh: opening, content, activity, closing.
  2. Rubrik penilaian: content accuracy (25%), delivery (25%), interaction (25%), time (25%).
  3. Teknik feedback SBI (Situation-Behavior-Impact).
    Aktivitas Praktis: Setiap peserta menjalankan micro-teaching, direkam, dan diberikan feedback tertulis.

Sesi 4 – Evaluasi & Rencana Tindak Lanjut

  1. Level 1: Kuesioner reaksi 10 pertanyaan valid.
  2. Level 2: Pre-test & post-test 15 soal pilihan ganda plus 2 essay.
  3. Level 3: Lembar Action Plan 30-60-90 hari.
    Aktivitas Praktis: Merancang paket evaluasi untuk program “Produk Baru MAKUKU” dan presentasi 3 menit.

Target Peserta

Karyawan yang dipersiapkan sebagai trainer internal, instruktur, fasilitator, supervisor, atau subject matter expert. Program ini sesuai untuk level Staf, Senior Staf, Supervisor, hingga Manager.

Manfaat Pelatihan

Manfaat untuk Peserta:
Peserta memiliki kepercayaan diri dan keterampilan mengajar yang lebih kuat. Peserta mampu menyusun materi dan menyampaikan pelatihan secara sistematis dan menarik. Peserta menguasai teknik fasilitasi dan komunikasi yang relevan dengan dunia kerja.

Manfaat untuk Perusahaan:
Perusahaan memiliki trainer internal yang kompeten dan siap mendukung pengembangan SDM. Efektivitas program pelatihan meningkat sehingga investasi pengembangan karyawan lebih optimal. Terbentuk standarisasi metode pelatihan internal di seluruh unit kerja.

Alasan Penyusunan Modul

Kondisi Ideal:
Trainer internal idealnya mampu merancang materi, memfasilitasi pembelajaran, mengelola kelas, serta mengevaluasi dampak pelatihan secara profesional.

Kondisi Faktual:
Banyak trainer internal hanya mengandalkan pengalaman kerja tanpa pemahaman metodologi pelatihan, sehingga proses pembelajaran kurang interaktif dan hasilnya sulit diukur.

Metode Penyampaian dan Evaluasi

Metode Penyampaian:
Presentasi interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, workshop perancangan materi, role-play, dan simulasi micro-teaching.

Metode Evaluasi:
Pre-test dan post-test, observasi partisipasi peserta, serta penilaian performa selama simulasi micro-teaching.

Profil Instruktur

Ferry Basudewo adalah profesional dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri perbankan, keuangan, dan sales leadership. Pernah menjabat posisi strategis sebagai Senior Vice President di HSBC, RBS Bank, Chinatrust Bank, dan Bank Andara, serta Vice President di ABN AMRO Bank.

Keahlian utama meliputi consultative dan value-based selling B2B dan B2C, leadership dan sales productivity management, risk dan collection management, komunikasi publik, serta service excellence. Memiliki pengalaman internasional di berbagai negara Asia dan Timur Tengah. Latar belakang pendidikan meliputi Graduate Certificate in Business Practice dari Adelaide Institute of TAFE, Australia, dan Sarjana Hukum Bisnis dari Universitas Katolik Parahyangan. Aktif sebagai trainer sejak tahun 2000 dan terafiliasi sebagai anggota ASEAN Coach & Trainer – Mercuri International.

Call To Action

Daftar sekarang dan tingkatkan kompetensi trainer internal untuk mendukung kinerja organisasi

© 2025 MDP Consulting – Empowering Your Business Growth through Strategic Training and Development

Download Silabus :
Durasi : 2 Hari
Lokasi : Jakarta