Memahami Kerangka Regulasi, Manajemen Risiko, dan Penerapan Tata Kelola yang Efektif untuk Operasional Treasury yang Kuat dan Kepatuhan yang Berkelanjutan.
Kompleksitas operasional treasury di industri keuangan terus meningkat seiring dengan dinamika pasar dan ketatnya regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Fungsi treasury tidak hanya berfokus pada pengelolaan likuiditas dan modal, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mengelola berbagai risiko, seperti risiko pasar, risiko kredit, dan risiko operasional. Setiap kelalaian dalam mematuhi regulasi dapat berakibat pada sanksi hukum, kerugian finansial yang signifikan, dan reputasi perusahaan.
Data dari berbagai laporan industri menunjukkan bahwa pelanggaran dalam bidang treasury, seperti ketidakpatuhan dalam transaksi derivatif, pelaporan, atau pengelolaan dana pihak ketiga, masih sering terjadi. Risiko fraud dan kesenjangan pemahaman terhadap Peraturan OJK (POJK) No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum serta regulasi turunannya menjadi urgensi yang perlu segera diatasi. Kepatuhan bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan sebuah strategi untuk membangun ketahanan bisnis.
Pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan tersebut dengan memberikan pemahaman mendalam mengenai aspek kepatuhan di bidang treasury. Fokusnya adalah pada pembekalan praktis untuk mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko, serta memastikan seluruh aktivitas treasury berjalan di dalam koridor regulasi yang berlaku. Dengan demikian, perusahaan dapat meminimalisir potensi pelanggaran dan membangun fondasi operasional yang sehat dan berkelanjutan.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
Hari 1: Fondasi Regulasi dan Identifikasi Risiko Treasury
Sesi 1: Kerangka Regulasi OJK untuk Treasury
Sesi 2: Manajemen Risiko Terintegrasi di Treasury
Sesi 3: Tata Kelola dan Kontrol Internal Treasury
Learning Outcome Hari 1:
Peserta memahami landscape regulasi yang mengikat aktivitas treasury, mampu mengidentifikasi berbagai jenis risiko, serta merancang kerangka tata kelola dan kontrol internal yang mendasar untuk operasional yang aman.
Aktivitas Praktis:
Diskusi kelompok untuk menganalisis studi kasus pelanggaran regulasi dan simulasi penghitungan risiko pasar menggunakan data pasar nyata.
Hari 2: Penerapan Praktis: Mitigasi, Fraud, dan Kepatuhan Berkelanjutan
Sesi 1: Teknik Mitigasi dan Lindung Nilai (Hedging)
Sesi 2: Fraud Risk Management di Treasury
Sesi 3: Membangun Budaya Kepatuhan dan Persiapan Audit
Sesi 4: Integrasi dan Rencana Tindak Lanjut
Learning Outcome Hari 2:
Peserta mampu menerapkan teknik mitigasi risiko yang spesifik, mengidentifikasi dan mencegah potensi fraud, serta menyusun rencana aksi untuk memastikan kepatuhan berkelanjutan dan kesiapan menghadapi audit.
Aktivitas Praktis:
Simulasi investigasi fraud, penyusunan compliance checklist, dan pembuatan action plan individu yang dipresentasikan untuk mendapatkan umpan balik.
Staf, Supervisor, dan Manajer yang bertugas di bidang Treasury, Manajemen Aset/Liability, Risk Management, Compliance, dan Internal Audit di institusi perbankan, multifinance, dan jasa keuangan.
Manfaat untuk Peserta:
Manfaat untuk Perusahaan:
Kondisi Ideal:
Seorang profesional treasury idealnya tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki pemahaman holistik tentang kerangka regulasi, prinsip tata kelola, dan manajemen risiko. Mereka harus mampu bertindak proaktif dalam mengidentifikasi potensi masalah, merancang kontrol yang efektif, dan memastikan seluruh aktivitasnya selaras dengan peraturan untuk mendukung sustainability perusahaan.
Kondisi Faktual:
Pada kenyataannya, banyak praktisi treasury masih berfokus pada aspek teknis transaksi tanpa pemahaman mendalam tentang implikasi kepatuhan dan risiko operasional. Sering terjadi kesenjangan antara pelaksanaan tugas harian dengan penerapan prinsip GCG dan manajemen risiko yang komprehensif. Kurangnya pemahaman tentang teknik deteksi fraud dan prosedur audit juga membuat unit treasury rentan terhadap penyimpangan dan ketidaksiapan menghadapi pemeriksaan regulator.
Metode Penyampaian:
Presentasi interaktif, studi kasus berbasis real-world scenario, diskusi kelompok terpumpun, dan simulasi praktis untuk menghubungkan teori dengan aplikasi nyata.
Metode Evaluasi:
Pre-test dan Post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman, penilaian partisipasi aktif selama diskusi dan simulasi, serta evaluasi terhadap action plan yang disusun peserta di akhir pelatihan.
Ronny Gunawan, BSBA
Konsultan & Trainer di MDP Consulting sejak 2014, dengan lebih dari 20 tahun pengalaman di industri perbankan, multifinance, dan jasa keuangan. Pernah menjabat sebagai:
Daftar sekarang untuk mengikuti Pelatihan Aspek Kepatuhan Bidang Treasury dan tingkatkan kompetensi tim Anda menghadapi tantangan industri modern!
© 2025 MDP Consulting – Strategic Partner for Your Business Excellence