Mengungkap Risiko, Mengamankan Aset: Strategi Audit Treasury dan Investigasi Fraud Berbasis Best Practice dan Regulasi
Dalam lingkungan keuangan yang semakin kompleks, fungsi treasury menjadi salah satu area paling rentan terhadap risiko operasional, termasuk kecurangan (fraud). Kasus-kasus seperti penyalahgunaan dana, manipulasi laporan kas, dan transaksi fiktif terus meningkat, terutama di perusahaan energi dan infrastruktur yang mengelola arus kas dalam jumlah besar. Audit treasury yang efektif tidak hanya memastikan kepatuhan, tetapi juga menjadi benteng pertahanan pertama terhadap potensi kerugian finansial.
Data riset dari Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) 2024 menunjukkan bahwa rata-rata organisasi kehilangan 5% dari pendapatannya akibat fraud setiap tahun, dengan sektor energi dan keuangan menjadi salah satu yang paling terdampak. Lebih dari 40% kasus fraud berawal dari manipulasi transaksi treasury dan pengelolaan kas yang lemah. Padahal, treasury adalah jantung operasional keuangan perusahaan—kesalahan atau kecurangan di sini berdampak sistemik terhadap likuiditas dan reputasi.
Pelatihan ini hadir sebagai respons atas urgensi memperkuat kapasitas internal perusahaan dalam mendeteksi, mencegah, dan menangani fraud di ranah treasury. Dengan integrasi pendekatan audit berbasis risiko dan teknik investigasi forensik keuangan, peserta akan dibekali dengan alat dan kerangka kerja yang relevan dengan regulasi OJK, POJK, dan standar internasional seperti COSO dan IIA.
Hari 1: Audit Treasury dan Pengenalan Fraud Risk
Learning Outcome:
Peserta mampu memetakan risiko di fungsi treasury, menerapkan teknik audit dasar, serta mengenali tanda-tanda awal kecurangan berdasarkan pola transaksi dan kontrol internal yang lemah.
Aktivitas Praktis:
Simulasi review rekonsiliasi bank dan identifikasi anomali transaksi dalam laporan kas harian.
Hari 2: Investigasi Fraud dan Strategi Pencegahan
Learning Outcome:
Peserta mampu merancang dan menjalankan investigasi fraud treasury secara metodis, menyusun rekomendasi perbaikan sistem, serta memahami implikasi hukum dan pelaporan.
Aktivitas Praktis:
Role-play wawancara investigatif dan penyusunan draft laporan temuan investigasi berbasis bukti dokumen.
Manfaat untuk Peserta:
Manfaat untuk Perusahaan:
Kondisi Ideal:
Peserta seharusnya menguasai prinsip audit berbasis risiko, mampu menganalisis transaksi treasury secara kritis, serta memiliki keterampilan dasar investigasi fraud—termasuk pengumpulan bukti, wawancara, dan pelaporan.
Kondisi Faktual:
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak auditor dan finance professional belum memadukan pendekatan audit dengan teknik investigasi forensik. Sering kali, temuan audit bersifat deskriptif tanpa analisis mendalam terhadap motif dan modus fraud, sehingga pencegahan berulangnya kejadian menjadi tidak efektif.
Metode Penyampaian:
Presentasi interaktif, studi kasus aktual industri, diskusi kelompok, simulasi investigasi, dan role-play wawancara investigatif.
Metode Evaluasi:
Ronny Gunawan, BSBA
Konsultan & Trainer di MDP Consulting sejak 2014, dengan lebih dari 20 tahun pengalaman di industri perbankan, multifinance, dan jasa keuangan. Pernah menjabat sebagai:
Memiliki keahlian di bidang fraud risk management, governance risk & compliance (GRC), audit & investigasi, manajemen risiko operasional, serta analisa kredit.
Sebagai trainer, Ronny telah menjadi pembicara di berbagai public & in-house training untuk bank, BUMN, dan swasta, dengan topik meliputi:
Dengan pengalaman luas di industri dan konsultan, Ronny dikenal sebagai fasilitator yang menghubungkan regulasi dengan praktik nyata, memberikan insight strategis dan aplikatif bagi peserta pelatihan.
Daftar sekarang untuk mengikuti Pelatihan Treasury Audit & Fraud Investigation dan tingkatkan kompetensi tim Anda menghadapi tantangan industri modern!
© 2025 MDP Consulting – Empowering Financial Integrity Through Expertise.