Program Penyegaran Kompetensi untuk Mengelola Risiko Hukum, Kepatuhan, Strategik, Reputasi, Transaksi Intra-Group, Asuransi, Stress Testing, dan Kebutuhan Sistem Informasi sesuai Regulasi OJK Terbaru.
Dinamika industri perbankan yang kompleks dan terus berkembang menuntut kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, khususnya dalam bidang Manajemen Risiko. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kualitas SDM Bank Umum dan SE OJK No. 28/SEOJK.03/2022 tentang Sertifikasi Manajemen Risiko menegaskan kewajiban bank untuk secara berkelanjutan meningkatkan kompetensi SDM-nya melalui program sertifikasi dan penyegaran (refreshment). Regulasi ini menjadi landasan hukum yang kuat bagi pentingnya penguasaan prinsip-prinsip manajemen risiko yang komprehensif.
Riset industri menunjukkan bahwa lemahnya pengelolaan risiko non-keuangan, seperti risiko reputasi, hukum, dan strategik, seringkali menjadi akar penyebab kegagalan operasional dan kerugian finansial yang signifikan bagi bank. Tantangan semakin nyata dengan meningkatnya kompleksitas transaksi intra-group, evolusi risiko siber, dan tuntutan penerapan stress testing yang robust. Kesenjangan antara pemahaman teoritis dengan aplikasi praktis dalam mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi berbagai risiko ini masih sering ditemui di lapangan.
Pelatihan Refreshment Sertifikasi BSMR Jenjang Kualifikasi 5 ini dirancang sebagai respons langsung terhadap urgensi tersebut. Program ini tidak hanya memenuhi mandat regulasi, tetapi lebih jauh, bertujuan membekali peserta dengan pendekatan strategis dan aplikatif untuk mengelola portofolio risiko yang lengkap, sehingga dapat berkontribusi langsung dalam menjaga stabilitas dan kinerja bank.
Setelah menyelesaikan pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
Hari 1: Penguasaan Konsep dan Penerapan Manajemen Risiko Utama
Sesi 1: Fondasi Regulasi dan Pengelolaan Risiko Hukum & Kepatuhan
Sesi 2: Mengelola Risiko yang Membentuk Masa Depan Bank: Strategik & Reputasi
Sesi 3: Risiko Khusus: Transaksi Intra-Group dan Asuransi
Sesi 4: Aktivitas Praktis Hari 1
Learning Outcome Hari 1:
Peserta mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan merancang strategi mitigasi untuk berbagai jenis risiko utama (Hukum, Kepatuhan, Strategik, Reputasi, Intra-Group, dan Asuransi) serta memahami kaitannya dengan kerangka regulasi terkini.
Hari 2: Teknik Analisis Lanjutan dan Penguatan Infrastruktur Manajemen Risiko
Sesi 1: Stress Testing dan Back Testing sebagai Alat Pengujian Ketahanan
Sesi 2: Infrastruktur Pendukung: Sistem Informasi dan Teknologi Manajemen Risiko
Sesi 3: Simulasi Komprehensif: Komite Manajemen Risiko
Sesi 4: Konsolidasi Pembelajaran dan Evaluasi Akhir
Learning Outcome Hari 2:
Peserta terampil dalam menjalankan teknik stress testing dan back testing, mampu menganalisis kebutuhan sistem informasi manajemen risiko, serta dapat mensimulasikan proses pengambilan keputusan strategis berdasarkan analisis risiko yang komprehensif.
Profesional perbankan dengan jenjang kualifikasi 5, seperti para pelaksana dan penyelia di fungsi Manajemen Risiko, Compliance, Audit Internal, Pengendalian Mutu, serta staf dari departemen lain yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang manajemen risiko terintegrasi.
Manfaat untuk Peserta:
Manfaat untuk Perusahaan:
Kondisi Ideal:
Seorang profesional manajemen risiko jenjang 5 diharapkan telah menguasai konsep dan aplikasi dari seluruh jenis risiko utama, mampu melakukan pengujian kuantitatif seperti stress testing, dan memahami kebutuhan sistem pendukung yang diperlukan. Kompetensi ini harus selaras dengan perkembangan regulasi terbaru dan tantangan industri modern, sehingga dapat memberikan kontribusi strategis bagi organisasi.
Kondisi Faktual:
Pada kenyataannya, sering ditemui kesenjangan antara pemahaman teoritis dengan penerapan praktis. Banyak profesional yang belum sepenuhnya memahami keterkaitan antar berbagai jenis risiko, mengalami kesulitan dalam menginterpretasikan hasil analisis kuantitatif, atau belum optimal dalam merumuskan kebutuhan sistem informasi yang mendukung fungsi manajemen risiko. Perubahan regulasi yang dinamis juga menuntut adanya penyegaran pengetahuan secara berkala.
Metode Penyampaian:
Pelatihan disampaikan dengan metode presentasi interaktif, studi kasus berbasis real-world problem, diskusi kelompok terpumpun, simulasi role-playing, dan workshop. Pendekatan partisipatif tinggi ini memastikan keterlibatan aktif peserta dan memudahkan transfer pengetahuan.
Catatan Kapasitas Peserta:
Pelatihan ini dirancang secara intensif dengan pendekatan partisipatif tinggi, termasuk simulasi role-playing, sesi coaching langsung, dan diskusi mendalam. Untuk menjamin kualitas transfer pengetahuan dan memberikan umpan balik personal kepada setiap peserta, kapasitas dibatasi maksimal 20 orang per batch. Batasan ini memastikan setiap peserta memperoleh pengalaman belajar yang optimal dan dampak pelatihan yang terukur terhadap kinerja individu maupun tim.
Metode Evaluasi:
Efektivitas pelatihan diukur melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman kognitif, penilaian partisipasi aktif selama diskusi dan simulasi, serta evaluasi terhadap output yang dihasilkan dalam aktivitas praktis dan studi kasus.
Profil Instruktur:
Ronny Gunawan, BSBA
Konsultan & Trainer di MDP Consulting sejak 2014, dengan lebih dari 20 tahun pengalaman di industri perbankan, multifinance, dan jasa keuangan. Pernah menjabat sebagai:
Daftar sekarang untuk mengikuti Pelatihan Refreshment Sertifikasi BSMR - Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 5 dan tingkatkan kompetensi tim Anda menghadapi tantangan industri modern!
© 2025 MDP Consulting – Strategic Partner for Your Business Excellence