MDP Consulting

Refreshment Sertifikasi BSMR - Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 5

5/5
Manajemen Risiko Kredit - MDP Consulting

Silabus Training & Workshop

Refreshment Sertifikasi BSMR - Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 5

Program Penyegaran Kompetensi untuk Mengelola Risiko Hukum, Kepatuhan, Strategik, Reputasi, Transaksi Intra-Group, Asuransi, Stress Testing, dan Kebutuhan Sistem Informasi sesuai Regulasi OJK Terbaru.

Latar Belakang:

Dinamika industri perbankan yang kompleks dan terus berkembang menuntut kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, khususnya dalam bidang Manajemen Risiko. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kualitas SDM Bank Umum dan SE OJK No. 28/SEOJK.03/2022 tentang Sertifikasi Manajemen Risiko menegaskan kewajiban bank untuk secara berkelanjutan meningkatkan kompetensi SDM-nya melalui program sertifikasi dan penyegaran (refreshment). Regulasi ini menjadi landasan hukum yang kuat bagi pentingnya penguasaan prinsip-prinsip manajemen risiko yang komprehensif.

Riset industri menunjukkan bahwa lemahnya pengelolaan risiko non-keuangan, seperti risiko reputasi, hukum, dan strategik, seringkali menjadi akar penyebab kegagalan operasional dan kerugian finansial yang signifikan bagi bank. Tantangan semakin nyata dengan meningkatnya kompleksitas transaksi intra-group, evolusi risiko siber, dan tuntutan penerapan stress testing yang robust. Kesenjangan antara pemahaman teoritis dengan aplikasi praktis dalam mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi berbagai risiko ini masih sering ditemui di lapangan.

Pelatihan Refreshment Sertifikasi BSMR Jenjang Kualifikasi 5 ini dirancang sebagai respons langsung terhadap urgensi tersebut. Program ini tidak hanya memenuhi mandat regulasi, tetapi lebih jauh, bertujuan membekali peserta dengan pendekatan strategis dan aplikatif untuk mengelola portofolio risiko yang lengkap, sehingga dapat berkontribusi langsung dalam menjaga stabilitas dan kinerja bank.

Tujuan Pelatihan:

Setelah menyelesaikan pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Menganalisis dan menerapkan langkah-langkah identifikasi, penilaian, dan mitigasi untuk Risiko Hukum dan Risiko Kepatuhan dalam operasional bank.
  2. Mengevaluasi faktor-faktor penyebab Risiko Strategik dan Risiko Reputasi serta menyusun rencana pengendaliannya.
  3. Mengidentifikasi potensi Risiko Transaksi Intra-Group dan Risiko Asuransi, serta merancang mekanisme pengawasannya.
  4. Melaksanakan prosedur Stress Testing dan Back Testing untuk menguji ketahanan model dan strategi bisnis bank under various scenarios.
  5. Menganalisis kebutuhan Sistem Informasi dan Infrastruktur yang efektif untuk mendukung proses Manajemen Risiko yang terintegrasi.

Rundown Materi Pelatihan (Durasi 2 Hari)

Hari 1: Penguasaan Konsep dan Penerapan Manajemen Risiko Utama

Sesi 1: Fondasi Regulasi dan Pengelolaan Risiko Hukum & Kepatuhan

  1. Tinjauan Ulang Kerangka Kerja POJK No. 24/2022 dan SE OJK No. 28/2022.
  2. Teknik Identifikasi Sumber Risiko Hukum dalam Produk dan Layanan Perbankan.
  3. Membangun Sistem Kepatuhan (Compliance) yang Proaktif untuk Mencegah Pelanggaran Regulasi.
  4. Studi Kasus: Mengatasi Ambiguitas Hukum dalam Perjanjian Kredit Komersial.

Sesi 2: Mengelola Risiko yang Membentuk Masa Depan Bank: Strategik & Reputasi

  1. Analisis Lingkungan Eksternal dan Internal sebagai Pemicu Risiko Strategik.
  2. Metode Pengukuran Dampak Finansial dari Risiko Strategik.
  3. Memetakan Pemangku Kepentingan dan Membangun Early Warning System untuk Risiko Reputasi.
  4. Simulasi: Merespons Krisis Reputasi yang Dipicu oleh Media Sosial.

Sesi 3: Risiko Khusus: Transaksi Intra-Group dan Asuransi

  1. Mengurai Kompleksitas dan Potensi Konflik Kepentingan dalam Transaksi Intra-Group.
  2. Teknik Due Diligence dan Pembuatan Pricing Policy untuk Transaksi Afiliasi.
  3. Mengevaluasi Kecukupan Cakupan Asuransi dan Memahami Eksklusi dalam Polis.
  4. Diskusi Kelompok: Menilai Efektivitas Program Asuransi dan Mitigasi Risiko yang Tidak Tercover.

Sesi 4: Aktivitas Praktis Hari 1

  1. Workshop: Membuat Matriks Pemetaan Risiko yang mengintegrasikan Risiko Hukum, Kepatuhan, Strategik, dan Reputasi untuk sebuah skenario bisnis tertentu.
  2. Presentasi dan umpan balik dari fasilitator mengenai hasil analisis kelompok.

Learning Outcome Hari 1:
Peserta mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan merancang strategi mitigasi untuk berbagai jenis risiko utama (Hukum, Kepatuhan, Strategik, Reputasi, Intra-Group, dan Asuransi) serta memahami kaitannya dengan kerangka regulasi terkini.

Hari 2: Teknik Analisis Lanjutan dan Penguatan Infrastruktur Manajemen Risiko

Sesi 1: Stress Testing dan Back Testing sebagai Alat Pengujian Ketahanan

  1. Memahami Skenario Makroekonomi dan Skenario Spesifik Bank untuk Stress Testing.
  2. Langkah-langkah Pelaksanaan Stress Testing pada Portofolio Kredit.
  3. Teknik Back Testing untuk Memvalidasi Akurasi Model Prediksi Risiko.
  4. Studi Kasus: Menginterpretasikan Hasil Stress Testing dan Merekomendasikan Tindakan Korektif.

Sesi 2: Infrastruktur Pendukung: Sistem Informasi dan Teknologi Manajemen Risiko

  1. Menganalisis Kebutuhan Data dan Fitur pada Sistem Informasi Manajemen Risiko (Risk MIS).
  2. Kriteria Pemilihan Teknologi dan Vendor untuk Mendukung Infrastruktur Risiko.
  3. Mengintegrasikan Data dari Berbagai Sumber untuk Pelaporan Risiko yang Holistik.
  4. Diskusi: Mengatasi Tantangan Implementasi dan Perubahan Budaya dalam Adopsi Sistem Risiko yang Baru.

Sesi 3: Simulasi Komprehensif: Komite Manajemen Risiko

  1. Role-Playing: Peserta berperan sebagai anggota komite manajemen risiko yang membahas laporan risiko lengkap (gabungan semua materi).
  2. Tugas: Menilai exposure risiko, merekomendasikan keputusan strategis, dan menyusun risk appetite statement.

Sesi 4: Konsolidasi Pembelajaran dan Evaluasi Akhir

  1. Review Key Takeaways dari seluruh materi pelatihan.
  2. Tanya Jawab dan Klarifikasi atas Isu Spesifik yang Dihadapi Peserta.
  3. Post-Test untuk Mengukur Peningkatan Pemahaman.

Learning Outcome Hari 2:
Peserta terampil dalam menjalankan teknik stress testing dan back testing, mampu menganalisis kebutuhan sistem informasi manajemen risiko, serta dapat mensimulasikan proses pengambilan keputusan strategis berdasarkan analisis risiko yang komprehensif.

Target Peserta:

Profesional perbankan dengan jenjang kualifikasi 5, seperti para pelaksana dan penyelia di fungsi Manajemen Risiko, Compliance, Audit Internal, Pengendalian Mutu, serta staf dari departemen lain yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang manajemen risiko terintegrasi.

Manfaat Pelatihan:

Manfaat untuk Peserta:

  • Penyegaran dan pendalaman pemahaman terhadap delapan materi inti Manajemen Risiko jenjang 5 sesuai standar BSMR dan regulasi OJK.
  • Peningkatan kemampuan analitis dan teknis dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan memitigasi berbagai risiko kompleks di industri perbankan.
  • Memperoleh perspektif praktis dari instruktur yang berpengalaman luas, menghubungkan teori regulasi dengan aplikasi di dunia nyata.
  • Pengembangan kepercayaan diri dalam menyusun rekomendasi strategis dan berpartisipasi aktif dalam diskusi manajemen risiko di perusahaan.

Manfaat untuk Perusahaan:

  • Pemenuhan kepatuhan (compliance) terhadap mandat regulasi OJK dalam pengembangan kualitas SDM.
  • Penguatan first line of defense melalui peningkatan kapabilitas tim risk management dalam melindungi aset dan reputasi bank.
  • Pengurangan potensi kerugian operasional dan finansial melalui penerapan praktik manajemen risiko yang lebih robust dan proaktif.
  • Peningkatan kualitas pengambilan keputusan strategis yang didukung oleh analisis risiko yang komprehensif dan data-driven.

Alasan Penyusunan Modul:

Kondisi Ideal:
Seorang profesional manajemen risiko jenjang 5 diharapkan telah menguasai konsep dan aplikasi dari seluruh jenis risiko utama, mampu melakukan pengujian kuantitatif seperti stress testing, dan memahami kebutuhan sistem pendukung yang diperlukan. Kompetensi ini harus selaras dengan perkembangan regulasi terbaru dan tantangan industri modern, sehingga dapat memberikan kontribusi strategis bagi organisasi.

Kondisi Faktual:
Pada kenyataannya, sering ditemui kesenjangan antara pemahaman teoritis dengan penerapan praktis. Banyak profesional yang belum sepenuhnya memahami keterkaitan antar berbagai jenis risiko, mengalami kesulitan dalam menginterpretasikan hasil analisis kuantitatif, atau belum optimal dalam merumuskan kebutuhan sistem informasi yang mendukung fungsi manajemen risiko. Perubahan regulasi yang dinamis juga menuntut adanya penyegaran pengetahuan secara berkala.

Metode Penyampaian dan Evaluasi:

Metode Penyampaian:
Pelatihan disampaikan dengan metode presentasi interaktif, studi kasus berbasis real-world problem, diskusi kelompok terpumpun, simulasi role-playing, dan workshop. Pendekatan partisipatif tinggi ini memastikan keterlibatan aktif peserta dan memudahkan transfer pengetahuan.

Catatan Kapasitas Peserta:
Pelatihan ini dirancang secara intensif dengan pendekatan partisipatif tinggi, termasuk simulasi role-playing, sesi coaching langsung, dan diskusi mendalam. Untuk menjamin kualitas transfer pengetahuan dan memberikan umpan balik personal kepada setiap peserta, kapasitas dibatasi maksimal 20 orang per batch. Batasan ini memastikan setiap peserta memperoleh pengalaman belajar yang optimal dan dampak pelatihan yang terukur terhadap kinerja individu maupun tim.

Metode Evaluasi:
Efektivitas pelatihan diukur melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman kognitif, penilaian partisipasi aktif selama diskusi dan simulasi, serta evaluasi terhadap output yang dihasilkan dalam aktivitas praktis dan studi kasus.

Profil Instruktur:

Ronny Gunawan, BSBA
Konsultan & Trainer di MDP Consulting sejak 2014, dengan lebih dari 20 tahun pengalaman di industri perbankan, multifinance, dan jasa keuangan. Pernah menjabat sebagai:

  • Head of Anti Fraud & Investigation (Vice President) di UOB Indonesia
  • Division Head Fraud Banking Investigation, Head of Consumer Loan, Branch Manager di Bank Mayapada International Tbk.
  • Branch Manager di HSBC Indonesia
  • Branch Head di berbagai perusahaan multifinance
    Memiliki keahlian di bidang fraud risk management, governance risk & compliance (GRC), audit & investigasi, manajemen risiko operasional, serta analisa kredit. Sebagai trainer, Ronny telah menjadi pembicara di berbagai public & in-house training untuk bank, BUMN, dan swasta, dengan topik meliputi Fraud Risk Management, Governance, Risk & Compliance (GRC), Analisa Kredit & Manajemen Risiko Perbankan, serta Operational Risk Management. Dengan pengalaman luas di industri dan konsultan, Ronny dikenal sebagai fasilitator yang menghubungkan regulasi dengan praktik nyata, memberikan insight strategis dan aplikatif bagi peserta pelatihan.

Call To Action

Daftar sekarang untuk mengikuti Pelatihan Refreshment Sertifikasi BSMR - Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 5 dan tingkatkan kompetensi tim Anda menghadapi tantangan industri modern!

© 2025 MDP Consulting – Strategic Partner for Your Business Excellence

 

Download Silabus :
Durasi : 2 Hari
Lokasi : Bandung