MDP Consulting

FRAUD CONTROL MANAGEMENT based on ISO 37003:2025

★★★★★ 5/5
FRAUD CONTROL MANAGEMENT based on ISO 37003

FRAUD CONTROL MANAGEMENT based on ISO 37003 : 2025

Membangun Sistem Pengendalian Fraud yang Terintegrasi, Berbasis Risiko, dan Selaras dengan Tata Kelola Organisasi

Latar Belakang

Fraud masih menjadi salah satu risiko operasional dengan dampak finansial dan nonfinansial terbesar bagi organisasi. Berdasarkan Occupational Fraud 2024: A Report to the Nations yang diterbitkan oleh ACFE, organisasi di berbagai sektor diperkirakan kehilangan sekitar 5% pendapatan setiap tahun akibat fraud, dengan median kerugian mencapai USD 145.000 per kasus. Selain kerugian finansial, fraud juga berdampak pada reputasi perusahaan, kepercayaan pemangku kepentingan, kepatuhan terhadap regulasi, serta efektivitas pengendalian internal. Di Indonesia, meningkatnya digitalisasi proses bisnis, kompleksitas rantai pasok, dan kolaborasi lintas pihak turut memperluas eksposur terhadap berbagai modus fraud yang semakin adaptif.

Menjawab tantangan tersebut, ISO 37003:2025 memberikan panduan internasional mengenai pengelolaan risiko fraud yang tidak hanya berorientasi pada pencegahan, tetapi juga mencakup identifikasi, deteksi, respons, investigasi, pemulihan, serta perbaikan berkelanjutan. Standar ini menekankan pentingnya integrasi fraud control ke dalam sistem tata kelola, manajemen risiko, pengendalian internal, budaya organisasi, serta pengambilan keputusan strategis sehingga pengelolaan fraud menjadi bagian dari proses bisnis, bukan sekadar aktivitas kepatuhan.

Program ini dirancang untuk membangun kompetensi dalam merancang, mengevaluasi, dan mengimplementasikan Fraud Control Management Framework yang selaras dengan prinsip ISO 37003:2025. Pembelajaran difokuskan pada penerapan praktik terbaik, analisis studi kasus, penyusunan pengendalian yang efektif, serta penguatan koordinasi lintas fungsi agar organisasi mampu meningkatkan ketahanan terhadap risiko fraud sekaligus mendukung keberlanjutan kinerja dan tata kelola perusahaan.

Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti program ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami prinsip dan ruang lingkup Fraud Control Management berdasarkan ISO 37003:2025.
  • Mengidentifikasi faktor penyebab, pola, dan indikator fraud dalam proses bisnis.
  • Melakukan fraud risk assessment secara sistematis dan berbasis risiko.
  • Merancang strategi pencegahan, deteksi, respons, dan pemulihan fraud yang terintegrasi.
  • Mengintegrasikan Fraud Control Framework dengan Governance, Risk Management, dan Internal Control.
  • Menyusun rencana implementasi penguatan pengendalian fraud yang sesuai dengan karakteristik organisasi.

Rundown Materi Pelatihan

Hari Pertama

Sesi 1 — Fundamental Fraud Control Management based on ISO 37003:2025

  • Perkembangan fraud dan tantangan organisasi modern
  • Prinsip utama ISO 37003:2025
  • Fraud governance dan peran pimpinan
  • Hubungan fraud management dengan GRC dan Internal Control

Sesi 2 — Fraud Risk Assessment & Fraud Vulnerability Analysis

  • Fraud Triangle, Fraud Diamond, dan Fraud Hexagon
  • Identifikasi fraud risk universe
  • Teknik fraud risk assessment
  • Penyusunan Fraud Risk Register
  • Penentuan prioritas risiko fraud

Sesi 3 — Fraud Prevention, Detection & Internal Control

  • Preventive, detective, dan corrective control
  • Red flags fraud
  • Whistleblowing System
  • Data analytics sebagai alat deteksi
  • Integrasi pengendalian dalam proses bisnis

Sesi 4 — Studi Kasus, Diskusi Kelompok & Fraud Risk Mapping

  • Analisis kasus fraud nyata
  • Identifikasi akar penyebab fraud
  • Penyusunan fraud risk mapping
  • Presentasi hasil kelompok

Aktivitas Praktis Hari Pertama

  • Fraud Risk Assessment Exercise
  • Fraud Risk Mapping Workshop
  • Analisis studi kasus organisasi
  • Diskusi kelompok

Learning Outcome Hari Pertama

Peserta mampu memahami prinsip ISO 37003:2025, mengidentifikasi area rawan fraud, melakukan fraud risk assessment, serta menyusun peta risiko fraud sebagai dasar penguatan sistem pengendalian.

Hari Kedua

Sesi 1 — Fraud Investigation & Incident Response

  • Proses penanganan indikasi fraud
  • Pengumpulan bukti
  • Dokumentasi investigasi
  • Koordinasi lintas fungsi
  • Incident response framework

Sesi 2 — Designing Fraud Control Framework

  • Penyusunan Fraud Control Plan
  • Fraud Control Policy
  • Three Lines Model
  • Monitoring dan Key Fraud Indicators (KFI)
  • Continuous Improvement

Sesi 3 — Implementation Strategy based on ISO 37003:2025

  • Roadmap implementasi
  • Integrasi dengan Enterprise Risk Management
  • Pengembangan budaya anti fraud
  • Peran manajemen dan seluruh lini organisasi
  • Monitoring efektivitas implementasi

Sesi 4 — Simulation, Action Plan & Group Presentation

  • Simulasi implementasi Fraud Control Management
  • Penyusunan Action Plan organisasi
  • Presentasi kelompok
  • Review dan umpan balik implementasi

Aktivitas Praktis Hari Kedua

  • Simulasi investigasi fraud
  • Penyusunan Fraud Control Framework
  • Penyusunan Action Plan implementasi
  • Presentasi hasil kelompok

Learning Outcome Hari Kedua

Peserta mampu merancang Fraud Control Framework yang selaras dengan ISO 37003:2025, menyusun strategi implementasi, serta menghasilkan rencana aksi yang dapat diterapkan untuk memperkuat sistem pengendalian fraud di organisasi.

Target Peserta

Program ini ditujukan bagi:

  • Direksi dan Komisaris yang membawahi fungsi tata kelola dan pengawasan
  • Chief Risk Officer, Chief Compliance Officer, dan Chief Audit Executive
  • Head, Manager, Supervisor, dan Officer pada fungsi Risk Management
  • Internal Audit
  • Compliance
  • Anti Fraud Management
  • Corporate Governance
  • Operational Risk
  • Legal
  • Investigation
  • Internal Control
  • Quality Assurance
  • Finance
  • Human Capital
  • Business Process Improvement
  • Unit bisnis yang memiliki eksposur risiko fraud tinggi
  • Tim proyek implementasi Governance, Risk & Compliance (GRC)

Manfaat Pelatihan

Bagi Peserta

  • Memahami implementasi Fraud Control Management sesuai ISO 37003:2025.
  • Meningkatkan kemampuan mengidentifikasi dan menilai risiko fraud.
  • Memperkuat kompetensi dalam merancang pengendalian fraud yang efektif.
  • Memahami mekanisme investigasi dan respons terhadap insiden fraud.
  • Memiliki kerangka implementasi yang dapat diterapkan pada lingkungan kerja.

Bagi Perusahaan

  • Memperkuat sistem pengendalian fraud secara terintegrasi.
  • Mendukung peningkatan efektivitas tata kelola dan manajemen risiko.
  • Mengurangi potensi kerugian akibat fraud melalui pendekatan berbasis risiko.
  • Meningkatkan kepatuhan terhadap standar internasional dan praktik terbaik.
  • Mendukung terciptanya budaya integritas dan pengendalian yang berkelanjutan.

Alasan Penyusunan Modul

Kondisi Ideal

Organisasi memiliki Fraud Control Management Framework yang terintegrasi dengan tata kelola, manajemen risiko, dan sistem pengendalian internal sehingga mampu mengidentifikasi, mencegah, mendeteksi, merespons, dan mengevaluasi risiko fraud secara konsisten serta berkelanjutan.

Kondisi Faktual

Masih banyak organisasi yang mengelola fraud secara reaktif dan terfragmentasi, dengan pengendalian yang belum sepenuhnya berbasis risiko maupun selaras dengan standar internasional. Koordinasi antar fungsi, pemanfaatan indikator fraud, mekanisme investigasi, serta evaluasi efektivitas pengendalian juga sering belum berjalan secara optimal sehingga meningkatkan potensi kerugian operasional, hukum, finansial, dan reputasi.

Metode Penyampaian dan Evaluasi

Metode Penyampaian

Program disampaikan melalui presentasi interaktif, diskusi kelas, studi kasus berbasis praktik industri, analisis kasus nyata, simulasi fraud risk assessment, workshop penyusunan Fraud Control Framework, latihan kelompok, presentasi peserta, serta penyusunan action plan implementasi yang disesuaikan dengan konteks organisasi.

Metode Evaluasi

Efektivitas pembelajaran diukur melalui pre-test dan post-test, observasi partisipasi selama diskusi dan simulasi, penilaian hasil studi kasus, evaluasi penyusunan Fraud Control Framework dan action plan, serta laporan pasca pelatihan yang memuat rekomendasi penguatan implementasi di lingkungan kerja.

Profil Instruktur

Program difasilitasi oleh konsultan dan praktisi senior MDP Consulting yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan sistem Governance, Risk & Compliance (GRC), Fraud Risk Management, Operational Risk Management, serta penguatan tata kelola organisasi.

Berpengalaman mendampingi perusahaan nasional, BUMN, dan perusahaan multinasional dari berbagai sektor industri dalam penyusunan strategi anti fraud, pengembangan framework pengendalian, investigasi fraud, penyempurnaan proses bisnis, serta implementasi manajemen risiko berbasis kebutuhan organisasi.

Pendekatan pembelajaran bersifat konsultatif, kontekstual, dan aplikatif dengan menekankan penerapan praktik terbaik yang dapat diimplementasikan secara langsung di lingkungan kerja. Untuk program ini, fasilitator memiliki pengalaman yang relevan dalam pengembangan Anti Fraud Strategy, Fraud Investigation, Fraud Risk Management, serta implementasi Governance, Risk & Compliance sesuai praktik dan standar internasional.

Call To Action

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan program, penyesuaian materi berdasarkan kebutuhan organisasi, maupun penyelenggaraan In-House Training, Public Training, atau Executive Class, silakan menghubungi MDP Consulting.

Copyright

© MDP Consulting. Seluruh materi dalam dokumen ini disusun untuk kepentingan pengembangan kompetensi organisasi dan dilindungi oleh hak cipta. Penggandaan, distribusi, maupun penggunaan sebagian atau seluruh isi dokumen untuk kepentingan komersial hanya diperkenankan dengan persetujuan tertulis dari MDP Consulting.

Info Kontak

MDP Consulting

 

Download Silabus :