Membangun Sistem Administrasi Pemasaran yang Efisien dan Berbasis Data untuk Industri Pertambangan & Keselamatan Kerja
Industri pertambangan dan manufaktur di Indonesia terus mengalami transformasi digital, termasuk dalam aspek pemasaran dan layanan pelanggan. Perusahaan penyedia peralatan keselamatan kerja kini dituntut tidak hanya menyediakan produk berkualitas, tetapi juga layanan purna jual dan komunikasi yang responsif. Namun, banyak perusahaan masih mengandalkan sistem administrasi manual atau terfragmentasi, sehingga berisiko kehilangan peluang bisnis, duplikasi data, dan lambatnya respons terhadap permintaan pelanggan.
Menurut laporan McKinsey (2023), perusahaan B2B yang mengintegrasikan CRM secara efektif mampu meningkatkan konversi penjualan hingga 29%. Deloitte menekankan bahwa 73% perusahaan industri mengalami kesulitan dalam mengelola data pelanggan secara terpusat. Di Indonesia, SKKNI bidang Pemasaran mencantumkan “pengelolaan hubungan pelanggan” sebagai kompetensi inti level menengah hingga lanjut. Sementara LinkedIn Workforce Report 2024 menunjukkan bahwa keterampilan administrasi berbasis data menjadi salah satu soft skill paling dicari di sektor manufaktur dan logistik.
Tanpa sistem administrasi pemasaran yang terstruktur, perusahaan berisiko kehilangan loyalitas pelanggan, mengalami inefisiensi operasional, dan kesulitan dalam mengukur efektivitas kampanye pemasaran. Pelatihan ini menjadi jawaban strategis untuk membangun fondasi administrasi pemasaran yang andal, terutama bagi perusahaan yang melayani klien korporat di sektor pertambangan—di mana akurasi data dan kecepatan respons sangat krusial.
Bagi Peserta:
Bagi Perusahaan:
Hari 1 – Administrasi Pemasaran: CRM, Database Pelanggan & Follow-up
Learning Outcome: Pemahaman kerangka dasar & peluang implementasi.
Aktivitas Praktis: Workshop & diskusi kelompok.
Hari 2 – Administrasi Pemasaran: CRM, Database Pelanggan & Follow-up
Learning Outcome: Peserta mampu merancang solusi praktis sesuai kebutuhan perusahaan.
Aktivitas Praktis: Roleplay, simulasi kasus, presentasi kelompok.
Ferry Basudewo
Modul ini disusun untuk menjawab kebutuhan industri akan kompetensi Administrasi Pemasaran: CRM, Database Pelanggan & Follow-up. Berdasarkan data McKinsey, Deloitte, POJK, dan BNSP/SKKNI, penguasaan sistem administrasi berbasis data menjadi prioritas utama bagi perusahaan B2B yang ingin meningkatkan efisiensi dan retensi pelanggan—terutama di sektor berisiko tinggi seperti pertambangan.
Metode Penyampaian: Presentasi interaktif, simulasi, workshop, blended learning, diskusi kasus nyata.
Metode Evaluasi:
Daftar sekarang untuk mengikuti Pelatihan Administrasi Pemasaran: CRM, Database Pelanggan & Follow-up dan tingkatkan kompetensi tim Anda menghadapi tantangan industri modern!
© 2025 MDP Consulting – Empowering Organizations Through Practical Excellence
Advanced Business Communication & Client Relationship ManagementDurasi: 2 Hari
Advanced Complaint Handling: Pendekatan Preventif & Proaktif untuk Layanan PelangganDurasi: 2 Hari
AI-Powered Marketing: Transformasi Strategi Pemasaran dengan Kecerdasan BuatanDurasi: 2 Hari
Clinical Selling & HCP Engagement untuk Industri FarmasiDurasi: 2 Hari