MDP Consulting

Aspek Kepatuhan Bidang Treasury

5/5
Aspek Kepatuhan Bidang Treasury

Silabus Training & Workshop

Aspek Kepatuhan Bidang Treasury

Memahami Kerangka Regulasi, Manajemen Risiko, dan Penerapan Tata Kelola yang Efektif untuk Operasional Treasury yang Kuat dan Kepatuhan yang Berkelanjutan.

Latar Belakang

Kompleksitas operasional treasury di industri keuangan terus meningkat seiring dengan dinamika pasar dan ketatnya regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Fungsi treasury tidak hanya berfokus pada pengelolaan likuiditas dan modal, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mengelola berbagai risiko, seperti risiko pasar, risiko kredit, dan risiko operasional. Setiap kelalaian dalam mematuhi regulasi dapat berakibat pada sanksi hukum, kerugian finansial yang signifikan, dan reputasi perusahaan.

Data dari berbagai laporan industri menunjukkan bahwa pelanggaran dalam bidang treasury, seperti ketidakpatuhan dalam transaksi derivatif, pelaporan, atau pengelolaan dana pihak ketiga, masih sering terjadi. Risiko fraud dan kesenjangan pemahaman terhadap Peraturan OJK (POJK) No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum serta regulasi turunannya menjadi urgensi yang perlu segera diatasi. Kepatuhan bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan sebuah strategi untuk membangun ketahanan bisnis.

Pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan tersebut dengan memberikan pemahaman mendalam mengenai aspek kepatuhan di bidang treasury. Fokusnya adalah pada pembekalan praktis untuk mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko, serta memastikan seluruh aktivitas treasury berjalan di dalam koridor regulasi yang berlaku. Dengan demikian, perusahaan dapat meminimalisir potensi pelanggaran dan membangun fondasi operasional yang sehat dan berkelanjutan.

Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Mengidentifikasi dan menjelaskan kerangka regulasi OJK utama yang mengatur aktivitas treasury.
  2. Menganalisis berbagai jenis risiko dalam operasional treasury (risiko pasar, kredit, likuiditas, dan operasional) beserta teknik mitigasinya.
  3. Merancang dan mengevaluasi proses internal kontrol dan tata kelola (GCG) yang efektif untuk unit treasury.
  4. Menerapkan prinsip-prinsip anti-fraud dan deteksi dini dalam transaksi treasury untuk mencegah potensi kerugian.
  5. Menyusun langkah-langkah praktis untuk memastikan kepatuhan berkelanjutan dan mempersiapkan audit internal/eksternal.

Rundown Materi Pelatihan

Hari 1: Fondasi Regulasi dan Identifikasi Risiko Treasury

Sesi 1: Kerangka Regulasi OJK untuk Treasury

  1. Pemetaan regulasi utama: POJK tentang GCG, Manajemen Risiko, dan Anti Fraud.
  2. Hak dan kewajiban treasury dalam pemenuhan prinsip-prinsip kepatuhan.
  3. Memahami batasan dan larangan dalam transaksi treasury yang diatur oleh regulator.
  4. Studi kasus: Analisis dampak pelanggaran regulasi treasury terhadap kinerja bank.

Sesi 2: Manajemen Risiko Terintegrasi di Treasury

  1. Klasifikasi risiko treasury: Risiko Pasar (suku bunga, nilai tukar), Risiko Likuiditas, dan Risiko Kredit.
  2. Teknik identifikasi dan pengukuran risiko menggunakan tools dan indikator kunci.
  3. Membangun sistem pelaporan risiko yang efektif untuk manajemen puncak.
  4. Simulasi: Menghitung dan melaporkan Value at Risk (VaR) untuk portofolio sederhana.

Sesi 3: Tata Kelola dan Kontrol Internal Treasury

  1. Penerapan Good Corporate Governance (GCG) dalam struktur organisasi treasury.
  2. Merancang sistem pengendalian internal (internal control) yang kuat untuk mencegah kesalahan dan penyimpangan.
  3. Peran audit internal dalam mengawasi efektivitas kontrol di unit treasury.
  4. Diskusi Kelompok: Mengevaluasi celah kontrol internal dalam skenario operasional treasury sehari-hari.

Learning Outcome Hari 1:
Peserta memahami landscape regulasi yang mengikat aktivitas treasury, mampu mengidentifikasi berbagai jenis risiko, serta merancang kerangka tata kelola dan kontrol internal yang mendasar untuk operasional yang aman.

Aktivitas Praktis:
Diskusi kelompok untuk menganalisis studi kasus pelanggaran regulasi dan simulasi penghitungan risiko pasar menggunakan data pasar nyata.

Hari 2: Penerapan Praktis: Mitigasi, Fraud, dan Kepatuhan Berkelanjutan

Sesi 1: Teknik Mitigasi dan Lindung Nilai (Hedging)

  1. Strategi mitigasi risiko suku bunga dan nilai tukar menggunakan instrumen derivatif.
  2. Memahami produk lindung nilai seperti forward, swap, dan option untuk treasury.
  3. Kebijakan hedging: Menetapkan tujuan, prosedur, dan limit yang prudent.
  4. Studi Kasus: Merancang strategi hedging untuk melindungi nilai impor perusahaan.

Sesi 2: Fraud Risk Management di Treasury

  1. Memahami modus-modus fraud yang umum terjadi di transaksi treasury dan settlement.
  2. Penerapan POJK Anti Fraud: Sistem deteksi dini, pencegahan, dan investigasi.
  3. Teknologi dan analitik data untuk memitigasi risiko fraud.
  4. Simulasi: Melakukan tracing dan analisis transaksi mencurigakan pada kasus treasury.

Sesi 3: Membangun Budaya Kepatuhan dan Persiapan Audit

  1. Langkah-langkah membangun program kepatuhan yang proaktif dan berkelanjutan.
  2. Teknik penyusunan dokumentasi yang rapi untuk memudahkan proses audit.
  3. Berinteraksi dengan auditor internal dan eksternal secara efektif.
  4. Diskusi: Menyusun checklist kepatuhan (compliance checklist) untuk unit treasury.

Sesi 4: Integrasi dan Rencana Tindak Lanjut

  1. Membuat action plan untuk mengintegrasikan materi pelatihan ke dalam pekerjaan sehari-hari.
  2. Presentasi rencana aksi oleh peserta dan umpan balik dari instruktur.
  3. Ringkasan kunci sukses mengelola aspek kepatuhan bidang treasury di era digital.

Learning Outcome Hari 2:
Peserta mampu menerapkan teknik mitigasi risiko yang spesifik, mengidentifikasi dan mencegah potensi fraud, serta menyusun rencana aksi untuk memastikan kepatuhan berkelanjutan dan kesiapan menghadapi audit.

Aktivitas Praktis:
Simulasi investigasi fraud, penyusunan compliance checklist, dan pembuatan action plan individu yang dipresentasikan untuk mendapatkan umpan balik.

Target Peserta

Staf, Supervisor, dan Manajer yang bertugas di bidang Treasury, Manajemen Aset/Liability, Risk Management, Compliance, dan Internal Audit di institusi perbankan, multifinance, dan jasa keuangan.

Manfaat Pelatihan

Manfaat untuk Peserta:

  1. Pengetahuan dan wawasan mendalam tentang regulasi dan praktik terbaik (best practices) treasury yang sesuai dengan standar OJK.
  2. Peningkatan kompetensi teknis dalam mengelola risiko dan mengidentifikasi fraud, yang mendukung perkembangan karier.
  3. Kemampuan untuk berkontribusi lebih signifikan dalam menjaga integritas dan stabilitas operasional perusahaan.
  4. Akses kepada insight dari instruktur yang berpengalaman luas di industri perbankan dan konsultan.

Manfaat untuk Perusahaan:

  1. Pengurangan risiko pelanggaran regulasi dan potensi sanksi finansial/reputasi.
  2. Peningkatan efektivitas sistem manajemen risiko dan tata kelola perusahaan (GCG).
  3. Terciptanya budaya kepatuhan (compliance culture) yang kuat di unit treasury.
  4. Investasi jangka panjang dalam pengembangan SDI yang mampu mengantisipasi tantangan operasional treasury yang kompleks.

Alasan Penyusunan Modul

Kondisi Ideal:
Seorang profesional treasury idealnya tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki pemahaman holistik tentang kerangka regulasi, prinsip tata kelola, dan manajemen risiko. Mereka harus mampu bertindak proaktif dalam mengidentifikasi potensi masalah, merancang kontrol yang efektif, dan memastikan seluruh aktivitasnya selaras dengan peraturan untuk mendukung sustainability perusahaan.

Kondisi Faktual:
Pada kenyataannya, banyak praktisi treasury masih berfokus pada aspek teknis transaksi tanpa pemahaman mendalam tentang implikasi kepatuhan dan risiko operasional. Sering terjadi kesenjangan antara pelaksanaan tugas harian dengan penerapan prinsip GCG dan manajemen risiko yang komprehensif. Kurangnya pemahaman tentang teknik deteksi fraud dan prosedur audit juga membuat unit treasury rentan terhadap penyimpangan dan ketidaksiapan menghadapi pemeriksaan regulator.

Metode Penyampaian dan Evaluasi

Metode Penyampaian:
Presentasi interaktif, studi kasus berbasis real-world scenario, diskusi kelompok terpumpun, dan simulasi praktis untuk menghubungkan teori dengan aplikasi nyata.

Metode Evaluasi:
Pre-test dan Post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman, penilaian partisipasi aktif selama diskusi dan simulasi, serta evaluasi terhadap action plan yang disusun peserta di akhir pelatihan.

Profil Instruktur

Ronny Gunawan, BSBA
Konsultan & Trainer di MDP Consulting sejak 2014, dengan lebih dari 20 tahun pengalaman di industri perbankan, multifinance, dan jasa keuangan. Pernah menjabat sebagai:

  • Head of Anti Fraud & Investigation (Vice President) di UOB Indonesia
  • Division Head Fraud Banking Investigation, Head of Consumer Loan, Branch Manager di Bank Mayapada International Tbk.
  • Branch Manager di HSBC Indonesia
  • Branch Head di berbagai perusahaan multifinance
    Memiliki keahlian di bidang fraud risk management, governance risk & compliance (GRC), audit & investigasi, manajemen risiko operasional, serta analisa kredit.
    Sebagai trainer, Ronny telah menjadi pembicara di berbagai public & in-house training untuk bank, BUMN, dan swasta, dengan topik meliputi Fraud Risk Management, Governance, Risk & Compliance (GRC), dan Manajemen Risiko Perbankan. Dengan pengalaman luas di industri dan konsultan, Ronny dikenal sebagai fasilitator yang menghubungkan regulasi dengan praktik nyata, memberikan insight strategis dan aplikatif bagi peserta pelatihan.

Call To Action

Daftar sekarang untuk mengikuti Pelatihan Aspek Kepatuhan Bidang Treasury dan tingkatkan kompetensi tim Anda menghadapi tantangan industri modern!

© 2025 MDP Consulting – Strategic Partner for Your Business Excellence

 

Download Silabus :
Durasi : 2 Hari
Lokasi : Jakarta