Penguatan Kapasitas Manajemen Risiko Kredit dalam Transaksi Treasury dan Instrumen Derivatif Berbasis Praktik Terbaik dan Regulasi Keuangan
Industri keuangan mengalami peningkatan kompleksitas dalam pengelolaan risiko, terutama pada produk treasury dan derivatif yang rentan terhadap fluktuasi pasar, default pihak lawan (counterparty), serta ketidaksesuaian struktur transaksi. Risiko kredit dalam konteks ini tidak hanya berasal dari kredit tradisional, tetapi juga dari eksposur tersembunyi dalam transaksi derivatif over-the-counter (OTC) dan transaksi valas berjangka.
Berdasarkan riset OJK tahun 2024, lebih dari 60% lembaga keuangan di Indonesia belum memiliki kerangka pengukuran risiko kredit yang komprehensif untuk produk treasury dan derivatif. Hal ini berpotensi menimbulkan kerugian signifikan saat terjadi market stress atau kegagalan counterparty, seperti yang terjadi dalam beberapa kasus krisis likuiditas global sebelumnya.
Urgensi pelatihan ini semakin meningkat seiring dengan penerapan POJK No. 12/2023 tentang Manajemen Risiko Bank Umum dan panduan Basel III yang mendorong lembaga keuangan untuk memperkuat pendekatan berbasis risiko (risk-based approach) dalam seluruh lini produk keuangan. Tanpa pemahaman mendalam dan alat pengelolaan risiko yang tepat, lembaga keuangan rentan terhadap kegagalan pengawasan dan pelanggaran regulasi.
Hari 1: Fondasi dan Identifikasi Risiko Kredit dalam Treasury & Derivatif
Hari 2: Pengukuran, Mitigasi, dan Integrasi ke dalam Manajemen Risiko Perusahaan
Manfaat untuk Peserta
Manfaat untuk Perusahaan
Kondisi Ideal
Profesional di bidang treasury dan manajemen risiko seharusnya mampu mengidentifikasi, mengukur, dan mengelola risiko kredit dalam transaksi derivatif secara proaktif, menggunakan pendekatan kuantitatif dan sesuai kerangka regulasi nasional-internasional.
Kondisi Faktual
Faktanya, banyak praktisi masih mengandalkan pendekatan kualitatif atau mengabaikan risiko kredit di transaksi treasury karena dianggap “risiko pasar”. Padahal, risiko kredit di instrumen derivatif bersifat kompleks dan dinamis, dan sering kali tidak terdeteksi hingga terjadi default. Kesenjangan ini menciptakan celah dalam tata kelola risiko perusahaan.
Metode Penyampaian
Presentasi interaktif, studi kasus aktual, diskusi kelompok, dan simulasi perhitungan risiko kredit.
Metode Evaluasi
Efektivitas pelatihan diukur melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman teknis, serta penilaian partisipasi aktif dalam simulasi dan diskusi kelompok.
Ronny Gunawan, BSBA
Konsultan & Trainer di MDP Consulting sejak 2014, dengan lebih dari 20 tahun pengalaman di industri perbankan, multifinance, dan jasa keuangan. Pernah menjabat sebagai:
Memiliki keahlian di bidang fraud risk management, governance risk & compliance (GRC), audit & investigasi, manajemen risiko operasional, serta analisa kredit.
Sebagai trainer, Ronny telah menjadi pembicara di berbagai public & in-house training untuk bank, BUMN, dan swasta, dengan topik meliputi:
Dengan pengalaman luas di industri dan konsultan, Ronny dikenal sebagai fasilitator yang menghubungkan regulasi dengan praktik nyata, memberikan insight strategis dan aplikatif bagi peserta pelatihan.
Daftar sekarang untuk mengikuti Pelatihan Managing Credit Risk in Treasury Products & Derivatives dan tingkatkan kompetensi tim Anda menghadapi tantangan industri modern!
© 2025 MDP Consulting – Empowering Financial Integrity Through Expertise.