Menguasai Strategi Pengelolaan Aset dan Liabilitas untuk Menjaga Likuiditas, Profitabilitas, dan Kepatuhan Regulasi di Sektor Keuangan
Di tengah volatilitas suku bunga, tekanan likuiditas, dan regulasi OJK yang semakin ketat—terutama terkait ALBA (Asset and Liability Benchmark Analysis) dan LCR/NSFR—manajemen aset dan liabilitas (ALM) menjadi tulang punggung stabilitas keuangan institusi. Ketidakseimbangan antara struktur aset jangka panjang dan liabilitas jangka pendek kerap memicu risiko likuiditas dan penurunan NIM (Net Interest Margin).
Data OJK 2024 menunjukkan bahwa 37% bank umum mengalami penurunan efisiensi ALM akibat ketidaksesuaian maturity profile dan kurangnya tools pemantauan dinamis. Sementara itu, POJK No. 12/2023 tentang Manajemen Risiko Likuiditas mewajibkan seluruh lembaga keuangan memiliki kerangka ALM yang terintegrasi dengan manajemen risiko strategis.
Pelatihan ini hadir sebagai respons atas kesenjangan kompetensi dalam penerapan ALMA (Asset Liability Management Approach) yang holistik—mulai dari forecasting cash flow, stress testing, hingga pengambilan keputusan berbasis ALM Committee Recommendation. Tanpa penguasaan ini, lembaga keuangan berisiko gagal memenuhi kewajiban jangka pendek atau kehilangan peluang pendapatan akibat alokasi aset yang tidak optimal.
Hari 1: Fondasi dan Regulasi ALM
Learning Outcome Hari 1:
Peserta mampu menjelaskan kerangka regulasi ALM, mengidentifikasi risiko ketidaksesuaian jatuh tempo, serta memahami alur pengambilan keputusan dalam ALM Committee.
Aktivitas Praktis:
Diskusi kelompok kasus nyata bank yang mengalami mismatch likuiditas; simulasi penyusunan maturity ladder sederhana menggunakan data fiktif.
Hari 2: Aplikasi, Simulasi, dan Strategi Optimalisasi
Learning Outcome Hari 2:
Peserta mampu melakukan proyeksi arus kas, menganalisis dampak perubahan suku bunga, serta merancang strategi ALM berbasis hasil stress testing.
Aktivitas Praktis:
Simulasi pengelolaan portofolio dalam kondisi kenaikan suku bunga mendadak; presentasi rekomendasi ALM oleh tim peserta berdasarkan studi kasus.
Manfaat untuk Peserta:
Manfaat untuk Perusahaan:
Kondisi Ideal:
Setiap profesional di fungsi Treasury dan Risk seharusnya mampu menganalisis ketidaksesuaian aset-liabilitas, memproyeksikan dampak perubahan pasar, serta memberikan rekomendasi strategis yang mendukung keputusan bisnis dan kepatuhan regulasi.
Kondisi Faktual:
Banyak lembaga keuangan masih memperlakukan ALM sebagai aktivitas teknis administratif, bukan sebagai fungsi strategis. Kurangnya pemahaman integratif antara regulasi, analisis kuantitatif, dan pengambilan keputusan menyebabkan reaktivitas terhadap krisis likuiditas dan suboptimalnya kinerja portofolio.
Metode Penyampaian:
Presentasi interaktif, studi kasus aktual dari industri perbankan, diskusi kelompok terpandu, simulasi pengambilan keputusan ALM, dan latihan praktis menggunakan template standar industri.
Metode Evaluasi:
Ronny Gunawan, BSBA
Konsultan & Trainer di MDP Consulting sejak 2014, dengan lebih dari 20 tahun pengalaman di industri perbankan, multifinance, dan jasa keuangan. Pernah menjabat sebagai:
Memiliki keahlian di bidang fraud risk management, governance risk & compliance (GRC), audit & investigasi, manajemen risiko operasional, serta analisa kredit.
Sebagai trainer, Ronny telah menjadi pembicara di berbagai public & in-house training untuk bank, BUMN, dan swasta, dengan topik meliputi:
Dengan pengalaman luas di industri dan konsultan, Ronny dikenal sebagai fasilitator yang menghubungkan regulasi dengan praktik nyata, memberikan insight strategis dan aplikatif bagi peserta pelatihan.
Daftar sekarang untuk mengikuti Pelatihan Optimalisasi Asset Liability Management: ALMA dan tingkatkan kompetensi tim Anda menghadapi tantangan industri modern!
© 2025 MDP Consulting – Empowering Financial Integrity Through Expertise.