MDP Consulting

Systems Thinking

5/5
SYSTEMS THINKING TRAINING

Silabus Training & Workshop

Build Better Leaders

SYSTEMS THINKING

Berdayakan tim Anda untuk menguasai seni systems thinking (berpikir sistem), menavigasi lanskap kompleks hari ini, dan mendapatkan alat praktis untuk menciptakan dampak yang bermakna!

Latar Belakang

Di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity), tantangan bisnis tidak lagi linier dan sederhana. Permasalahan di satu departemen sering kali berdampak pada unit kerja lain, menciptakan lingkaran sebab-akibat yang sulit dipetakan. Pendekatan solusi yang parsial dan reaktif justru dapat memperburuk situasi atau hanya memberikan penyelesaian sementara, berpotensi menimbulkan risiko baru di masa depan.

Berdasarkan penelitian MIT Sloan Management Review, organisasi dengan kemampuan systems thinking yang matang menunjukkan peningkatan kinerja inovasi sebesar 30% dan ketahanan menghadapi disrupsi sebesar 40% lebih tinggi dibandingkan kompetitor. Namun, data dari Harvard Business Review Analytic Services mengungkap bahwa lebih dari 65% pemimpin merasa belum memiliki kerangka kerja yang memadai untuk menganalisis dan menyelesaikan masalah kompleks secara holistik.

Pelatihan ini dirancang sebagai respons langsung terhadap kesenjangan tersebut. Program ini tidak hanya memperkenalkan teori, tetapi lebih menekankan pada penerapan praktis tools systems thinking untuk mendiagnosis akar masalah, mengidentifikasi leverage point untuk intervensi strategis, dan merancang solusi yang berkelanjutan serta berdampak luas bagi organisasi.

Tujuan Pelatihan

Setelah menyelesaikan pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Mengidentifikasi elemen, interkoneksi, dan pola dalam suatu sistem bisnis yang kompleks.
  2. Memetakan penyebab mendatar (root cause) suatu masalah menggunakan diagram sebab-akibat (Causal Loop Diagram) dan archetypes systems thinking.
  3. Menganalisis dampak jangka panjang dan konsekuensi yang tidak diinginkan dari sebuah keputusan atau kebijakan.
  4. Mengaplikasikan konsep stocks and flows serta balancing/ reinforcing loops untuk memodelkan dinamika bisnis sederhana.
  5. Merancang rencana intervensi strategis yang tepat sasaran pada leverage point dalam sistem untuk menciptakan perubahan yang bermakna.

Rundown Materi Pelatihan (Durasi 2 Hari)

Hari 1: Dasar-dasar Systems Thinking dan Pemetaan Sistem

Sesi 1: Paradigma Baru dalam Menghadapi Kompleksitas
1. Perkenalan: Dari Linear Thinking menuju Systems Thinking.
2. Definisi dan karakteristik utama sebuah sistem.
3. Konsep kunci: Interkoneksi, Umpan Balik (Feedback Loops), dan Tunda Waktu (Time Delay).
4. Perbedaan antara detail complexity dan dynamic complexity.
Aktivitas Praktis: Diskusi kelompok mengenai masalah kompleks di tempat kerja dan mengidentifikasi elemen sistemnya.

Sesi 2: Alat untuk Melihat Pola: Causal Loop Diagram (CLD)
1. Memahami simbol dan aturan dalam Causal Loop Diagram.
2. Membedakan Reinforcing Loop (perputaran penguatan) dan Balancing Loop (perputaran penyeimbang).
3. Teknik memetakan hubungan sebab-akibat dari sebuah masalah inti.
Aktivitas Praktis: Simulasi membangun CLD sederhana berdasarkan studi kasus yang diberikan.

Sesi 3: Archetypes Systems Thinking – Pola Masalah yang Berulang
1. Mengenal 5 archetypes utama: Fixes that Fail, Shifting the Burden, Limits to Growth, Tragedy of the Commons, dan Escalation.
2. Mengidentifikasi archetypes dalam skenario bisnis sehari-hari.
3. Mencari solusi yang efektif berdasarkan pemahaman archetype.
Aktivitas Praktis: Analisis studi kasus nyata untuk menemukan pola archetype dan diskusi solusi potensial.

Sesi 4: Simulasi Interaktif "The Beer Game"
1. Partisipasi dalam simulasi manajemen rantai pasokan klasik.
2. Experiential learning tentang dampak time delay, miskomunikasi, dan pengambilan keputusan lokal terhadap kinerja sistem global.
3. Refleksi hasil simulasi dan kaitannya dengan prinsip systems thinking.
Learning Outcome Hari 1: Peserta memahami fondasi systems thinking, mampu membuat diagram hubungan sebab-akibat sederhana, dan mengenali pola umum masalah sistemik dalam konteks bisnis.

Hari 2: Pemodelan dan Intervensi Sistem untuk Keputusan Strategis

Sesi 1: Memahami Perilaku Dinamis Sistem: Stocks and Flows
1. Konsep Stocks (akumulasi) dan Flows (aliran masuk/keluar).
2. Membaca dan menginterpretasikan grafik perilaku sistem over time.
3. Mengidentifikasi balancing dan reinforcing loops dalam model dinamis.
Aktivitas Praktis: Latihan menggambar diagram Stock and Flow untuk sistem sederhana (misal: tingkat persediaan, kepuasan pelanggan).

Sesi 2: Mencari Titik Ungkit (Leverage Points) untuk Perubahan
1. Pengertian leverage points dalam sebuah sistem.
2. Klasifikasi 12 tempat intervensi menurut Donella Meadows, dari yang rendah hingga tinggi dampaknya.
3. Strategi memilih intervensi yang feasible dan berdampak tinggi.
Aktivitas Praktis: Diskusi kelompok untuk mengidentifikasi leverage points dalam CLD yang dibuat pada Hari 1.

Sesi 3: Workshop: Merancang Solusi Sistemik untuk Masalah Riil
1. Peserta membawa atau memilih masalah nyata dari organisasinya.
2. Langkah-langkah aplikatif: pemetaan sistem, identifikasi archetype, pencarian leverage points.
3. Merumuskan proposal intervensi yang sistematis.
Aktivitas Praktis: Coaching clinic dan presentasi draft rencana intervensi oleh masing-masing kelompok.

Sesi 4: Integrasi dan Rencana Tindak Lanjut
1. Mensinergikan systems thinking dengan disiplin lain (strategi, leadership, inovasi).
2. Mengatasi hambatan kultural dalam menerapkan systems thinking di organisasi.
3. Penyusunan personal action plan untuk mengimplementasikan pembelajaran.
Learning Outcome Hari 2: Peserta mampu menganalisis dinamika sistem dasar, mengidentifikasi titik ungkit strategis, serta merancang rencana intervensi sistemik untuk masalah bisnis yang kompleks.

Target Peserta

Program ini dirancang untuk para pemimpin, manajer, supervisor, dan profesional yang dituntut untuk menyelesaikan masalah kompleks, membuat keputusan strategis, serta mengelola perubahan dalam organisasi. Level peserta yang tepat adalah Middle Manager hingga Senior Leader dari berbagai fungsi seperti operasional, strategi, pengembangan bisnis, inovasi, dan change management.

Manfaat Pelatihan

Manfaat untuk Peserta:

  • Meningkatkan kemampuan analisis dan pemecahan masalah secara holistik, tidak hanya melihat gejala.
  • Mengurangi bias dalam pengambilan keputusan dengan mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang dan dampak sistemik.
    Mengembangkan pola pikir yang lebih adaptif, strategis, dan proaktif dalam menghadapi ketidakpastian.

Manfaat untuk Perusahaan:

  • Meningkatkan efektivitas penyelesaian masalah organisasi dengan menangani akar penyebab, bukan gejala, sehingga menghemat biaya dan waktu.
  • Memperkuat ketahanan organisasi dalam menghadapi disrupsi melalui kemampuan anticipatory thinking.
  • Mendorong kolaborasi antardepartemen dengan pemahaman yang sama tentang interkoneksi dan tujuan sistem secara keseluruhan.
  • Mempercepat inovasi dan perbaikan berkelanjutan dengan mengidentifikasi titik ungkit yang tepat untuk intervensi.

Alasan Penyusunan Modul

Kondisi Ideal:
Seorang pemimpin ideal dalam menghadapi kompleksitas seharusnya mampu melihat gambaran besar (big picture), memahami hubungan saling ketergantungan antar bagian dalam organisasi, menganalisis pola yang muncul dari interaksi tersebut, serta merancang kebijakan yang menciptakan solusi berkelanjutan dan bukan sekadar perbaikan cepat yang bersifat semu.

Kondisi Faktual:
Pada kenyataannya, banyak pemimpin dan tim terperangkap dalam pola pikir linier dan reaktif. Fokus sering kali tertuju pada penyelesaian masalah secara parsial dan jangka pendek (silo thinking), tanpa menyelidiki hubungan sebab-akibat yang mendalam dan dinamika yang terjadi antar komponen. Hal ini menyebabkan solusi yang diterapkan sering kali gagal tahan lama, memindahkan masalah ke bagian lain, atau bahkan menimbulkan masalah baru yang tidak terantisipasi.

Metode Penyampaian dan Evaluasi

Metode Penyampaian:
Pelatihan ini menggunakan metode pembelajaran orang dewasa (andragogi) yang interaktif dan partisipatif, meliputi presentasi konsep secara visual, studi kasus nyata dari berbagai industri, diskusi kelompok terpandu, simulasi interaktif (seperti Beer Game), dan workshop aplikasi langsung pada masalah peserta.

Metode Evaluasi:
Efektivitas pelatihan akan diukur melalui:

  • Pre-test dan Post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman konseptual.
  • Observasi terhadap partisipasi dan kedalaman analisis selama diskusi kelompok dan simulasi.
  • Penilaian terhadap hasil kerja workshop (Causal Loop Diagram dan draft rencana intervensi) yang disusun peserta.

Profil Instruktur

Ferry Basudewo

  • Pengalaman 20+ tahun di industri perbankan, keuangan, dan sales leadership dengan rekam jejak di bank multinasional.
  • Pernah menjabat posisi strategis, antara lain:
    • Senior Vice President di HSBC, RBS Bank, Chinatrust Bank, dan Bank Andara.
    • Vice President di ABN AMRO Bank dengan fokus pada consumer banking, direct sales, dan wealth management.
    • Sejak tahun 2015 hingga sekarang, menjabat sebagai Operations Site Manager and Consultant for International Show and Entertainment Cargo Management.
  • Keahlian utama:
    • Consultative & Value-Based Selling untuk B2B & B2C.
    • Consumer & Commercial Banking Sales: consumer loans, kartu kredit, wealth management, bancassurance, microfinance.
    • Leadership & Sales Productivity Management: membangun dan mengembangkan tim penjualan berskala nasional.
    • Risk & Collection Management: meningkatkan recovery rate pinjaman hingga 100% dalam satu tahun.
    • Komunikasi Publik & Media Handling
    • Service Excellent
  • Pengalaman internasional: terlibat dalam benchmarking, sales conference, dan leadership program di India, Taiwan, Pakistan, Dubai, Singapura, Malaysia, Hongkong, dan Tiongkok.
  • Latar belakang pendidikan:
    • Graduate Certificate in Business Practice (Marketing in Service Industry) – Adelaide Institute of TAFE, Australia.
    • Sarjana Hukum Bisnis – Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.
  • Pengalaman sebagai trainer sejak 2000:
    • Melatih ribuan tenaga penjualan, supervisor, dan eksekutif di bidang sales productivity, consultative selling, consumer credit cycle, leadership, dan communication skills.
    • Trainer untuk frontliners, middle manager, dan senior manager di berbagai bank dan BUMN.
  • Afiliasi profesional: Anggota ASEAN Coach & Trainer – Mercuri International berbasis di Kuala Lumpur.
  • Referensi profesional: pernah bekerja sama dengan tokoh industri seperti Budi G. Sadikin (Wamen BUMN, mantan Direktur Utama Bank Mandiri), Della Abdullah (Mantan Presiden Direktur GE Indonesia), dan Wawan Salum (Mantan Consumer Banking Director DBS Bank).

Call To Action

Transformasi cara tim Anda memecahkan masalah dan mengambil keputusan strategis. Daftar Systems Thinking Training sekarang!

© 2025 MDP Consulting – Empowering Your Digital & Sustainable Transformation

 

 

Download Silabus :